10 Negara yang Sukses Memindahkan Ibukota

Iklan Semua Halaman

10 Negara yang Sukses Memindahkan Ibukota

Selasa, 27 Agustus 2019
Aktualita.co - Negara yang memindahkan ibukotanya ke kota lain bukanlah hal baru. Setidaknya dalam 100 tahun ada lebih dari 30 negara yang sukses memindahkan ibukotanya.

Lawrence Vale, profesor tata kota di Massachusetts Institute of Technology (MIT) menyebutkan lebih dari 70 persen ibukota negara sejak tahun 1900 bukanlagi ibukota satu abad sebelumnya.

Tak hanya itu, selain Indonesia beberapa negara lain juga sedang memasuki tahap pemindahan ibukota. Negara-negara tersebut seperti Mesir, Iran, juga Liberia.

Lalu negara mana sajakah yang sukses memindahkan ibukotanya?

1. Amerika Serikat

Kita kini mengenal Washington DC sebagai ibukota Amerika Serikat. Padahal sebelumnya, sejak Deklarasi Kemerdekaan pada 1776, Amerika Serikat sudah punya sembilan ibu kota. Ibukota Amerika Serikat pernah disandang Philadelphia, Baltimore, Lancaster, Princeton, Annapolis, Trenton, York, dan New York.

2. Brasil

Brasil juga disebut sebagai negara yagn berhasil memindahkan ibukotanya. Sebelumnya Brasil beribukota di Rio de Jeneiro. Sejak April 1960 dipindahkan ke Brasilia.

Brasil hanya membutuhkan wwaktu 5 tahun untuk periode pembangunan pusat pemerintahan yaitu 1956-1961.

3. Malaysia
Kepadatan Kualalumpur sebagai ibukota Malaysia membuat Mahathir Mohammad yang menjabat Perdana Menteri ditahun 1990an menggagas pemindahan ibukota. Krisis ekonomi 1997 tak menyurutkan rencana tersebut dan sukses dioperasikan tahun 1999.

Kini, Malaysia beribukota di Putrajaya yang didesain secara futuristik.

4. Turki 

Pemindahan ibukota Turki dilakukan oleh
Mustafa Kemal Ataturk pada 13 Oktober 1923. Ia memidahkan ibukota dari Konstantinopel yang kini dikenal sebagai Istanbul ke Ankara.

Situs Asian Cities Centre seperti menyebutkan jika Attaturk memindahkan ibukota Turki karena Istanbul penuh dengan dekadensi setelah runtuhnya Kekaisaran Ottoman.

5. Myanmar
Myanmar beribukota di Yangon sejak tahun 1948. Hingga kemudian pada tahun 2006, pemerintah resmi memindahkan ibukota ke Nay Pyi Taw atau Naypyitdaw.

6.India
Kalkota menjadi ibukota India hingga 1911. India selanjutnya memindahkan ibukota ke Delhi yang terletak dibagian Utara.

New Delhi kemudian resmi menjadi ibu kota sejak 13 Februari 1931, dengan George V meletakkan batu fondasinya. Arsitektur dan perencanaan kota dilakukan oleh dua arsitek Inggris, yaitu Sir Herbert Baker dan Sir Edwin Lutyens.

7. Australia
Pada abad ke-19 ibukota Australia adalah Melbourne dan Sidney. Melbourne dan Sydney adalah dua kota terbesar di Australia. Kekuatan di masing-masing kota menimbulkan kesulitan untuk menetapkan ibu kota.

Barulah pada tahun 1911, Canberra menjadi ibukota baru. Pada awalnya, Canberra adalah sebuah desa tak dikenal saat itu.

Menteri federal untuk urusan dalam negeri, Raja O'Malley, yang telah berkampanye penuh semangat untuk Canberra, menyelenggarakan kompetisi internasional untuk merancang kota baru. Walter Burley Griffin, seorang arsitek asal AS kemudian memenangkan sayembara untuk membangun Canberra.

8. Pakistan
Pada 1967, Pakistan mengubah ibu kotanya dari Karachi di selatan ke Islamabad di utara negara itu. Islamabad dipilih karena Islamabad dianggap lebih mudah dijangkau dari semua bagian negara.

9. Rusia
St Petersburg, yang didirikan oleh Peter the Great pada 1703, adalah ibu kota Rusia dari tahun 1712-1918.
Selanjutnya, Rusia memindahkan ibu kota dari St. Petersburg ke Moskow.Salah satu alasan utama mengapa ibu kota dipindah adalah karena Moskow sangat sentral, serta lebih strategis yakni kemungkinan untuk diserang negara lain lebih kecil.

10. Korea Selatan

Walau masih beribukota di Seoul, nyatanya Korea Selatan sudah memindahkan sekitar 36 kantor pemerintahan dan lembaga negaranya ke Kota Sejong. Kota Sejong statusnya memang bukan ibukota tetapi kota Otonom Pemerintahan. Kota ini diresmikan sejak 2012 lalu.