Penggunaan Big Data Di Industri e-Commerce Indonesia -->

Iklan Semua Halaman

Penggunaan Big Data Di Industri e-Commerce Indonesia

Rabu, 30 Januari 2019
Aktualita.co - Pengunaan Big Data dalam dunia e-commerce Indonesia akhir-akhir ini sangat masif. Bahkan diprediksi masa depan e-commerce Indonesia akan berkaitan erat dengan penggunaan big data.

"Di era Industri 4.0, AI dan big data akan mengubah perilaku retail," kata Ketua Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia, Roy Nicholas Mandey, saat jumpa pers Future Commerce Indonesia 2019 di Jakarta, Selasa.

Karena itulah, Aprindo menilai perubahan ke platform ini mengharuskan perusahaan retail untuk mengubah model bisnis dan menyerap teknologi terkini untuk mengikuti perkembangan zaman dan demi keberlangsungan usaha mereka.

Kecerdasan buatan dan big data ini dapat dimanfaatkan oleh para retailer untuk mempelajari perilaku konsumen dan memenuhi kebutuhan mereka. Melalui kebiasaan para pelanggan, retail bisa menentukan apa saja yang  dibutuhkan oleh konsumen mereka.

Penggunaan Big Data dalam e-Commerce Indonesia 

Lalu seperti apakah penggunaan big data dan kecerdasan buatan dalam e-commerce Indonesia?

Salah satunya adalah bagaimana retail mempelajari konsumen mereka adalah melalui barang rekomendasi yang muncul melalui iklan.

Kecerdasan buatan dan big data ini dapat dimanfaatkan oleh para retailer untuk mempelajari perilaku konsumen dan memenuhi kebutuhan mereka. Melalui kebiasaan para pelanggan, retail bisa menentukan apa saja yang  dibutuhkan oleh konsumen mereka.

Apakah sebetas itu manfaat big data dalam dunia e-commerce?

Sebenarnya ada beberapa manfaat lain yang bisa digunakan pelaku retail.

1. Menebak Trend
Bagi pelaku retail, menebak trend pasar adalah faktor yang sangat penting, sehingga bisa menentukan produk apa yang harus mereka sediakan.

2. Menentukan Harga Optimal
Big data dapat pula diganakan oleh pelaku retail dan e-commerce untuk menentukan harga terbaik yang bisa mereka jual dengan memanfaatkan bigdata untuk mentrack kompetitor, harga produksi, dan juga variabel-variabel lain.

Ini didalamnya termasuk juga bagaimana e-commerce menjual produk secara paketan yang bisa mendongkrak pendapatan mereka.

3. Memprediksi Jumlah Permintaan
Dengan memanfaatkan bigdata, maka pelaku e-commerce bisa memprediksi jumlah pembelian di masa akan datang. Sehingga akan menghemat biaya gudang dan juga stok yang tinggal.

4. Membantu Customers Service
Big data juga bisa digunakan oleh customer service untuk memberikan pengalaman yang baik bagi konsumen.

Dan tentu saja big data akan semakin banyak membuka peluang lain bagi e-commerce, karena semakin kita mengenal perilaku konsumen, maka semakin mudah pula kita menggerakkan calon konsumen menjadi pembeli dan menjadi pelanggan yang loyal.