Notification

×

Iklan

Iklan

Poltacoustic Rilis Single “MUSPRO”, Karya Ismail Hermansyah yang Angkat Kisah Perpisahan Penuh Luka

Jumat, 26 Desember 2025 | 19.48 WIB Last Updated 2025-12-26T12:48:03Z

 


 Solo, Aktualita.co — Band Poltacoustic kembali menghadirkan karya terbaru bertajuk “MUSPRO”, sebuah lagu bernuansa sendu yang resmi dirilis pada 28 Juli 2025. Lagu ini diciptakan oleh Ismail Hermansyah yang juga bertindak sebagai penulis lagu dan komposer, dengan menghadirkan kisah perpisahan yang pahit namun dekat dengan kehidupan nyata.

Single “MUSPRO” dibawakan oleh Tiyo LDR dan Puput Vevilia, serta diproduseri oleh Ronald Dewa. Kolaborasi ini memperkuat identitas Poltacoustic sebagai band yang konsisten menyuguhkan karya-karya emosional dengan balutan musik sederhana namun sarat makna.

Melalui lirik berbahasa Jawa, Ismail Hermansyah menuturkan cerita tentang rindu yang terpendam, harapan untuk kembali bersama, hingga kenyataan pahit yang harus diterima. Lagu ini menggambarkan perjalanan batin seseorang yang harus merelakan cinta lamanya karena takdir berkata lain. Tema perpisahan, luka hati, dan keikhlasan menjadi benang merah yang kuat sepanjang lagu.

Keunggulan “MUSPRO” terletak pada kekuatan liriknya yang jujur dan lugas. Tanpa berlebihan, setiap bait seolah menjadi curahan perasaan yang mewakili banyak orang yang pernah mengalami perpisahan panjang dan berujung kegagalan. Nama Ismail Hermansyah sebagai pencipta lagu menjadi sorotan utama, menunjukkan kemampuannya meramu kata menjadi kisah yang menyentuh.

Lagu “MUSPRO” dari Poltacoustic kini telah tersedia di seluruh platform musik digital, sementara video klip resminya sudah dapat disaksikan melalui channel YouTube Irama Production.

Full Lirik Lagu “MUSPRO”

Ciptaan: Ismail Hermansyah
Diproduseri oleh: Ronald Dewa
Artist: Tiyo LDR & Puput Vevilia
Band: Poltacoustic

Verse :
Kangen tenan
Aku kangen tenan
Piye kabarmu aku pengen ketemu
Sedelok wae, senadyan ning impenku
Kanggo nambani
Roso kangenku iki

Verse :
Padang bulan
Sing dadi seksine
Lintang sewengi ngancani sliramu
Mugo Gusti ngijabahi, opo sing dadi dongane
Nanging nyatane malah koyo ngene

Chorus :
Wes ra kroso
Telung taun pisahan
Aku ro koe mlaku dewe-dewe

Kabeh iki
Pancen ra koyo sing dibayangne
Aku ro koe
Malah dadi bubaran

Reff :
Duh Gusti pancen wis takdire
Raiso dadi siji selawase
Atiku kadung tatu
Nompo kasunyatan iki
Koe malah rabi ro wong liyo

Pangapurane kang masku
Aku raiso nompo serahanmu
Tangise netes deres
Dudu aku sing njalari
Mugo wae kabeh iso podo nompone


Dengan rilisnya “MUSPRO”, Poltacoustic kembali menegaskan eksistensinya di ranah musik Indonesia, menghadirkan karya yang kuat secara lirik dan emosional, sekaligus memperkokoh nama Ismail Hermansyah sebagai pencipta lagu yang peka terhadap rasa dan realitas kehidupan.

Hastags: MUSPRO, Poltacoustic, Ismail Hermansyah, lagu Jawa terbaru, Lagu Galau terbaru, Musik Indonesia

Penulis: Ali Mahfudh