Sejarah R80 : Pesawat yang Akhirnya Dicoret dari Proyek Strategis Nasional

Iklan Semua Halaman

Sejarah R80 : Pesawat yang Akhirnya Dicoret dari Proyek Strategis Nasional

Senin, 01 Juni 2020

Aktualita.co - R80 pesawat kebanggaan Indonesia warisan B.J Habibie akhirnya dicoret dari Proyek Strategis Nasional 2020-2024. Selain pesawat R80, pesawat N245 juga mengalami nasib serupa.

Sebagai gantinya pemerintah memasukkan tiga pengembangan drone yang juga sedang dikembangkan PTDI. Teknologi drone, dianggap lebih cocok untuk situasi saat ini.

Lalu seperti apa sejarah R80 hingga saat ini? Berikut ulasannya.

Di tahun 2013, persiapan pesawat ini dimulai oleh PT Regio Aviasi Industri (RAI) bersama PT Dirgantara Indonesia (PTDI).

R80 digadang-gadang menjadi penerus pengembangan pesawat N250 yang tertunda kala krisis 1998.

Sebagai pesawat yang diperuntukkan penerbangan jarak pendek dan menengah, R80 akan bersaing dengan ATR dan Bombardier.

BJ Habibie punya harapan besar terhadap R80. Lihat saja,  belum juga diluncurkan pesawat ini sudah banjir pesanan. Pemesanan pesawat berpenumpang tersebut terdiri atas NAM Air sebanyak 100 unit; Kalstar 25 unit, Trigana Air 20 unit, dan Aviastar 10 unit.

Tak hanya itu, sejumlah investor asing menyatakan keinginannya mengembangan R80. Sempat, R80 mendapat pembiayaan investasi dari perusahaan asal Korea, D-Raon Engineering melalui skema Pembiayaan Investasi Non APBN (PINA).

Di tahun 2017, BJ Habibie sempat mengajak masyarakat Indonesia bergabung menjadi bagian dalam program pengembangan prototype pesawat R80. Masyarakat dapat bergabung dalam proyek ini melalui penggalangan dana yang dilakukan oleh PT RAI melalui situs Kitabisa.com. Cara ini dianggap Habibie sebagai bentuk kebangkitan kembali kedirgantaraan Indonesia.

Habibie menjelaskan, industri penerbangan merupakan industri strategis yang sangat dibutuhkan sepanjang masa, termasuk Indonesia. Ia optimistis bila pesawat R80 bisa menjadi ujung tombak industri penerbangan di Indonesia ke depan.

Lalu, di tahun 2017, R80 dimasukkan dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Sebelumnya diharapkan, prototype pesawat ini diharapkan sudah mulai ujicoba pada 2020 dan produksi massal 2024.

Kita tentu berharap, pesawat ini bisa mewujudkan mimpi BJ Habibie, walau tak masuk dalam Proyek Strategis Nasional.