Penyebab Infertilitas Pria

Iklan Semua Halaman

Penyebab Infertilitas Pria

Senin, 16 Desember 2019

Infertilitas atau yang biasa disebut sebagai kemandulan tentu saja menjadi momok yang menakutkan, tidak hanya bagi wanita namun juga bagi pria. Apalagi untuk pasangan yang tentu saja mendambakan kehadiran buah hati dalam kehidupan rumah tangganya.

Sering kali wanita yang disalahkan jika pasangan tidak kunjung mendapat keturunan, namun ternyata Infertilitas tidak hanya bisa menyerang wanita, namun juga bisa menyerang pria. Lakukan tes medis untuk mendapatkan diagnosis infertilitas pria maupun wanita sebelum anda menikah dengan pasangan karena akan menekan risiko pertengkaran atau bahkan perpisahan nantinya

Penyebab Infertilitas Pada Pria

Sebenarnya secara garis besar, penyebab infertilitas atau kemandulan sangat bergantung pada kualitas sperma. Namun ada beberapa penyebab yang dapat berpengaruh terhadap kualitas sperma, yaitu:

  1. Infeksi dan penyakit.
    Ada beberapa penyakit seperti radang testis atau radang pada testis yang dapat mengganggu produksi dan kondisi sperma atau bahkan dapat menghambat jalannya sperma
  2. Gangguan hormonal.
    Gangguan hormonal seperti hipotiroid, hiperprolaktinemia, ataupun panhipopituitarisme dapat memengaruhi tingkat kesuburan karena tingkat hormon yang terlalu tinggi atau terlalu rendah yang membuat hormon tidak seimbang
  3.  Kelainan pada produksi atau fungsi sperma dapat terjadi dan disebabkan karena adanya masalah pada testis, atau cacat genetik
  4. Kelainan saluran sperma
    Saluran sperma dapat mengalami kerusakan karena penyakit ataupun dapat disebabkan karena cedera. Kelainan pada saluran sperma biasanya merupakan hambatan pada satu atau kedua saluran yang menyebabkan sperma tidak dapat mengalir

Injeksi Sperma Sebagai Alternatif


Injeksi atau suntik sperma atau yang dalam medis dikenal dengan nama intrauterine insemination (IUI) adalah teknik inseminasi yang dilakukan dengan cara seleksi sperma terbaik dari air mani pria. Sperma terbaik tersebut yang nantinya digunakan pada proses pembuatan.

Pada prosedur injeksi sperma, sperma terbaik yang sebelumnya sudah dipilih dimasukkan ke dalam leher Rahim melalui alat sejenis kateter. Alasan dimasukkannya sperma ke dalam dinding Rahim adalah agar sperma tersebut nantinya bisa langsung masuk ke Rahim dan bergerak dengan sendirinya menuju tuba falopi dan membuahi sel telur.

Prosedur injeksi sperma ini mungkin memang terdengar sederhana namun pada kenyataannya membutuhkan perhatian khusus.