Kampung Cerdik Pangkep Raih Gold Award IndoHCF Innovation Awards III-2019

Iklan Semua Halaman

Kampung Cerdik Pangkep Raih Gold Award IndoHCF Innovation Awards III-2019

Selasa, 12 November 2019
Menteri Kesehatan dr Terawan saat menghadiri pengumuman menang IndoHCF Innnovation Award III 2019 di ICE BSD Tangerang pada 9 November 2019

Aktualita.co - Kampung Cerdik Pangkep meraih penghargaan Gold Award IndoHCF Innovation Awards III-2019. Pengumuman pemenang penghargaan ini berlangsung diumumkan pada Sabtu, 9 November 2019 di ICE BSD Tangerang bersamaan dengan Hari Kesehatan Nasional.

Hadir dalam acara tersebut, Menteri Kesehatan dr Terawan, Menteri Kesehatan Periode 2012 - 2014 dr Nafsiah Mboi SpA MPH, Presiden PT IDS Medical Systems Indonesia, Rufi Susanto, Ketua Umum IndoHCF, Dr. dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS, dan sejumlah pejabat eselon satu dan dua di lingkungan Kementerian Kesehatan, serta para undangan dari berbagai instansi kesahatan baik pemerintah maupun swasta.

Indonesia Healthcare Forum (IndoHCF) adalah sebuah program CSR dari PT IDS Medical Systems Indonesia.

Kampung Cerdik Pangkep merupakan akronim dari Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktifitas fisik, Diet gizi seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stress.

Kegiatan ini merupakan inovasi yang dilakukan Puskesmas Kota Pangkajene untuk memandirikan masyarakat meberantas penyakit tidak menular melalui kegiatan yang disingkat CERDIK.

Kampung Cerdik Pangkep lolos ke babak final untuk kategori Inovasi Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat sub kategori Program UKM.

Pada kategori ini, dari lima finalis peraih Penghargaan Platinum Award dimenangkan oleh Kader Kesehatan 211 (2 Orang 1 Program Untuk 1 RT/Dusun), Menuju Rejang Lebong Sehat 2021 dari Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu dan Gebrakan Pagi Berseri (PAGelaran aksI BERsama Sekolah sEhat asRI) asal Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. 

Sedangkan Penghargaan Gold Award dimenangkan oleh Kampung Cerdik (Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktifitas fisik, Diet gizi seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stress) dari Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Provinsi Sulawesi Selatan, serta Pepes Ikan Patin (Penyebaran Pesan Informasi Kesehatan Pangan Aman Dan Depot Air Minum) asal Kabupaten Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.

Sebenarnya ada satu lagi inovasi Kabupaten Pangkep yang berhasil masuk ke babak final yaitu Kelas Remaja.

Daftar Lengkap Pemenang IndoHCF Innovation Awards III-2019


Kategori Inovasi Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT)
Penghargaan Platinum Award
  • Pos PSC 119 SIMPATIK (Sistem Pelayanan Cepat Emergency Medik) dari Kabupaten Bangka, Provinsi Kep. Bangka Belitung
  • BESQUIT (Bandung Emergency Service Quality Innovation ) asal Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat.
Penghargaan Gold Award
  • SIGAP (sistem penanggulangan gawat darurat publik) PSC 119 Bantul, Yogyakarta 
  • PSC 119 Kota Cirebon "SREGEP" sistem respon emergency yang guyup melibatkan semua elemen melalui pendekatan keluarga, Kota Cirebon, Jawa Barat.

Kategori Inovasi Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Sub Program UKM
Penghargaan Platinum Award
  • Kader Kesehatan 211 (2 Orang 1 Program Untuk 1 RT/Dusun) Menuju Rejang Lebong Sehat 2021 dari Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu
  • Gebrakan Pagi Berseri (PAGelaran aksI BERsama Sekolah sEhat asRI) asal Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan Gold Award
  • Kampung Cerdik (Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktifitas fisik, Diet gizi seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stress) dari Kabupaten Pangkajene Kepulauan Provinsi Sulawesi Selatan
  • Pepes Ikan Patin (Penyebaran Pesan Informasi Kesehatan Pangan Aman Dan Depot Air Minum) asal Kabupaten Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.

Kategori Inovasi Alat Kesehatan
  1. Terbaik pertama : Fiksasi Pelvis Modifikasi C-Clamp Sistem UI-CM dalam Meningkatkan Clinical Service dari Departemen Medik Orthopaedi dan Traumatologi RSCM-FKUI Kota Administrasi Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta.
  2. Terbaik Kedua : Gamma Allergen dan Gamma Chamber: sebagai solusi penyediaan alat diagnostik uji tempel di Indonesia dari Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada Kota Yogyakarta, Provinsi DI Yogyakarta
  3. Terbaik Ketiga : Sardjito Vac (Vacuum Assisted Closure) dari RSUP Dr Sardjito Kota Yogyakarta, Provinsi DI Yogyakarta

Kategori Inovasi ICT Kesehatan
  1. Terbaik pertama : e-Simpati (elektronik - Solusi Masalah Pelayan ABK Terintegrasi) dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jagakarsa, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta.
  2. Terbaik kedua : Pemanfaatan Aplikasi "Sayang Bunda" dalam Upaya Penurunan Kematian Ibu dari Dinas Kesehatan Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah.
  3. Terbaik ketiga : Sistem Informasi Manajemen Remunerasi Terintegrasi dari RSUD Koja, Kota Administrasi Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta.
Kategori Inovasi ICT Kesehatan Sub Kategori Potential Newbie
  1. Terbaik pertama dimenangkan oleh Learning Platform For Healthcare (Avvecena) asal DKI Jakarta.
  2. Terbaik kedua yaitu KakiDiabet Indonesia asal Jawa Timur 
  3. Terbaik ketiga yaitu Medical AI asal Jawa Tengah. 

Juara Favorit : POS PSC 119 Simpatik dari Kabupaten Bangka 

Adapun tim juri yang melakukan penilaian berasal dari instansi dan asosiasi kesehatan antara lain Kementerian Kesehatan RI, Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI), Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Perhimpunan Kedokteran Gawat Darurat Indonesia (PKGDI), Perkumpulan Promotor & Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI), Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas (APIC), Ikatan Elektromedis Indonesia (IKATEMI), Ikatan Konsultan Kesehatan Indonesia (IKKESINDO), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI),  Perhimpunan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI),  dan sejumlah investor yang digandeng oleh tim Halodoc untuk menilai karya untuk kategori ICT Kesehatan Sub kategori 'Potensial Newbie' diantaranya Arum K Putri dari Go Ventures, Alvin Suryohadiprojo dari InvestIdea Ventures, dan Patrick Yip dari Intudo Ventures.