Youtube Akhirnya Akan Hentikan Iklan Personalisasi di Video Yang Menargetkan Anak-Anak

Iklan Semua Halaman

Youtube Akhirnya Akan Hentikan Iklan Personalisasi di Video Yang Menargetkan Anak-Anak

Kamis, 05 September 2019
Aktualita.co - Setelah santer beredar kabar rencana Youtube untuk menghentikan iklan "bertarget" pada video anak-anak, akhirnya pada Rabu, 4 September 2019, Youtube mengirimkan email kepada sejumlah creatornya.

Creator yang mendapatkan email tidak hanya creator yang menampilkan anak-anak tetapi creator yang menargetkan anak-anak pada video mereka. Misalnya anak-anak atau karakter anak-anak, program atau tokoh animasi anak yang populer, berperan atau bercerita menggunakan mainan anak-anak, anak-anak yang berakting, lagu anak, cerita anak dan lain sebagainya.

"Responsibility is our number one priority at YouTube, and this includes protecting kids on our platform. Today, we shared the steps we are taking to better protect kids’ data on YouTube.

In the coming months, we will be making changes to how we treat data collection and use on kids content on YouTube.com. These changes will address concerns raised by the U.S. Federal Trade Commission (FTC) regarding our compliance with the Children’s Online Privacy Protection Act (COPPA). While this is a US law, we are making changes to our practices globally."


Demikian salah satu penggalan email yang dikirimkan Youtube.

Lalu apakah ini berarti youtube yang menargetkan anak-anak tidak dapat lagi menayangkan iklan?
Kreator masih dapat menanyangkan iklan, tetapi iklan yang ditayangkan adalah iklan yang tidak dipersonalisasi atau bukan iklan yang ditargetkan.

Pada lama Youtube terdapat penjelasan detail mengenai apa itu iklan yang dipersonalisasi. yaitu iklan yang ditargetkan untuk pengguna berdasarkan produk layanan google sebelumnya.

Selain itu, kreator juga diminta untuk memberitahukan apakah konten mereka untuk anak-anak atau bukan. Disamping itu machine learning youtube akan mengindentifikasi sendiri.

Proses ini akan berlaku efektif satu bulan kedepan.

Mengenal Apa itu COPPA


Sebelumnya, Komisi Perdagangan Federal (FTC) telah menyelidiki YouTube mengenai pelanggaran Undang-Undang Privasi Daring Anak-anak (COPPA) terkait pengumpulan data dan kegagalan melindungi penggunanya yang berusia muda.

The Children’s Online Privacy Protection Act (COPPA) atau Undang-Undang Privasi Daring Anak-anak adalah upaya untuk memberi orang tua kontrol terhadap informasi yang dikumpulkan pengembang terhadap anak-anak mereka.

Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) menjatuhkan denda sebesar US$200 juta atau sekitar Rp28 triliun kepada YouTube. Anak perusahaan Google ini diduga mengumpulkan data anak-anak dan melanggar Undang-undang Perlindungan Privasi Daring Anak-anak (COPPA).

"FTC menjatuhkan denda sebesar US$200 juta atau setara dengan dua hingga tiga bulan dari pendapatan iklan YouTube," kata Direktur Eksekutif Koalisi Kampanye untuk Anak Bebas Komersial, Josh Golin.

Sejak iklan bertarget memiliki kecenderungan untuk mengumpulkan informasi tentang penggunanya, COPPA secara efektif melarang perusahaan menampilkan iklan untuk anak dibawah 13 tahun tanpa izin orang tua