Type something and hit enter

On
Aktualita.co - Japan Open 2018 memasuki partai final pada Minggu, 16 September 2018 yang berlangsung di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo. Di final Japan Open 2018, Indonesia hanya berhasil menempatkan satu wakilnya yaitu ganda putra nomor 1 dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukomuljo.

Di nomor tunggal putra, Kento Momota yang berada  pada unggulan ketiga berhasil menyudahi perlawanan tunggal putra Thailand Khosit Phetpradab. Kento Momoto berhasil menang dua set langsung dengan skor 21-14 21-11 dalam waktu 48 menit.    

Sementara itu pada nomor ganda putri, tuan rumah Jepang Yuki Fukushima/Sayaka Hiroto mengalahkan wakil China Chen Qingchen/Jia Yifan dengan skor 21-15 21-12. Pertandingan tersebut berlangsung selama 56 menit.

Walau menempatkan empat wakil di tiga nomor. Satu-satunya gelar yang diraih China hanya pada ganda campuran. Unggulan pertama Zheng Siwei/Huang Yaqiong berhasil menang atas ganda campuran China lainnya Wang Yilyu/Huang Dongping dengan skor 21-19 21-8. Pertandingan tersebut hanya berlangsung selama 36 menit.

Jepang sebenarnya berpontensi meraih tiga gelar juara. Sayangnya wakil Jepang di tunggal putri Nozomi Okuhara harus menyerah atas wakil Spanyol Carolina Marin. Pertandingan yang berlangsung ketat tersebut berlangsung selama 1 jam 15 menit dengan skor 21-19 17-21 21-11.

Hingga berita ini diturunkan, wakil Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukomuljo sedang menghadapi pasangan China Li Junhui/Liu Yuchen.  Saat pertama kali bertemu, Kevin kembali mengeluarkan aksi tengilnya dengan tidak bersalaman dengan HLiu Yuchen.

 Di set pertama, Marcus/Kevin berhasil menang mudah  dengan skor 21-11, hanya dalam waktu 14 menit.  Bahkan Kevin/Marcus sempat unggul 10 poin pada skor 18-8. Di set pertama terlihat sekali jika pasangan China Li Junhui/Liu Yuchen  kehilangan fokus menghadapi ganda tengil Indonesia ini.

Di set kedua, Li Junhui/Liu Yuchen sempat mengubah permainan dan memberi tekanan. Walau demikian, Kevin/Marcus berhasil keluar dari tekanan dan unggul mudah dengan skor 21-13. Pertandingan tersebut hanya berlangsung selama 38 menit.

"Saya sangat senang bermain di sini, suporter Indonesia sangat luar biasa. Saya seperti bermain di istora," ungkap Kevin Sanjaya seusai pertandingan.

Kemenangan ini membuat Marcus/Kevin meraih gelar juara Japan Open 2 kali berturut-turut setelah pada 2017 juga meraih gelar yang sama.

Click to comment