Notification

×

Iklan

Iklan

Buku Innovation In Motion From Ideas To Impact Karya Ajeng Salma Layla Amira Murid SMAN 8 Jakarta Raih Hak Cipta DJKI

Sabtu, 13 Juni 2026 | 17.00 WIB Last Updated 2026-06-13T11:29:34Z

 


 Aktualita.co - Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum RI pada 13 Juni 2026 resmi menerbitkan Surat Pencatatan Ciptaan dengan nomor 001282505 (berdasarkan nomor permohonan EC002026087279) kepada Ajeng Salma Layla Amira, untuk buku perdananya yang berjudul Innovation in Motion: From Ideas to Impact (ISBN 978-634-218-393-9). Buku referensi dengan kode klasifikasi 608 berdasarkan Dewey Decimal Classification Edisi ke-23 itu diterbitkan pertama kali oleh penerbit Amerta Media pada 14 Februari 2026. Hak cipta ini sendiri merupakan yang kelima bagi Ajeng Salma Layla Amira, dan merupakan yang ketiga sejak ia menjadi murid SMA Negeri 8 Jakarta.

Buku setebal 62 halaman dan telah terindeks di Google Books itu merupakan antologi yang lahir dari rasa keinginan untuk memahami dampak ilmu pengetahuan dan teknologi guna menciptakan nilai serta solusi modern berbasis data untuk mengatasi berbagai tantangan hukum, sosial, dan ekonomi di tanah air.

Salah satu bab dalam buku tersebut membahas pemanfaatan teknologi berbasis Internet of Things (IOT) dalam implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menggarisbawahi pentingnya tahapan lapisan regulasi yang memungkinkan seluruh data, termasuk data apostometri, sesuai dengan UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) serta UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Data data ini selanjutnya dapat dijadikan sebagai bukti hukum bilamana ada tindakan/ perbuatan yang memiliki implikasi hukum seperti kualitas makanan yang tidak sesuai, kadar gizi yang tidak akurat serta hal hal lain yang bertentangan dengan standar dan regulasi yang telah ditetapkan.

Buku ini telah ditinjau oleh pakar pendidikan Donny Kuswara, S.IP. S.Pd. MM., yang juga menjabat sebagai kepala sekolah di salah satu satuan pendidikan negeri di Jakarta sekaligus alumni program Pemantapan Nilai Kebangsaan Lemhannas RI, melalui tiga sudut pandang yaitu perspektif Programme for International Student Assessment (PISA/ Literasi Saintifik dan Problem Solving), perspektif  United Nations Sustainable Development Goals (SDGs) dan perspektif Ketahanan Nasional. Menurut Donny Kuswara dari perspektif lensa PISA Ajeng Salma Layla Amira mampu mengembangkan cara berpikir komputasional guna mengatasi permasalahan yang ada.

Donny Kuswara selaku peninjau menilai gagasan Ajeng Salma Layla Amira yang juga merupakan alumni program Bina Talenta Indonesia 2025 ini jika ditelaah dari sudut pandang SDGs memiliki kesesuaian dengan SDG 2 (Zero Hunger) melalui pemastian akses bagi semua orang terhadap makanan yang aman, bergizi, dan cukup sepanjang tahun. Gagasan dalam buku ini dinilai juga selaras dengan SDG 4 (Quality Education) dan SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions) melalui pemanfaatan teknologi canggih guna meningkatkan kualitas pendidikan dan keadilan sosial.

Dalam perspektif Ketahanan Nasional, peninjau menilai gagasan Ajeng Salma Layla Amira dalam program “RETRACT” (Distribusi Gas Bersubsidi Berbasis Konsep Nabi Yusuf AS) yang merupakan bab terakhir dalam buku perdananya itu, merupakan fondasi penting bagi bangsa dan negara. Dalam doktrin Ketahanan Nasional, ketahanan energi adalah pondasi stabilitas. Distribusi gas bersubsidi yang selama ini menjadi beban fiskal akibat ketidakteraturan data, dijawab Ajeng Salma Layla Amira dengan integrasi teknologi IoT. Donny mempertajam ini sebagai bentuk Keadilan Distribusi. Ini adalah perwujudan ekonomi kerakyatan yang diperkuat oleh presisi data digital.