Benarkah Vaksin Coronavirus Ditemukan?

Iklan Semua Halaman

Benarkah Vaksin Coronavirus Ditemukan?

Kamis, 06 Februari 2020

Aktualita.co - Virus corona baru (2019-nCov) telah menyebar ke 25 negara dan menginfeksi lebih dari 20 ribu orang di seluruh dunia sejak muncul pada akhir 2019.  Meski menyebabkan banyak kematian, semakin banyak orang yang sembuh dari infeksi virus yang bermula dari Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok.

Otoritas China melaporkan diklaim ada 892 pasien virus Corona yang sembuh dan dipulangkan dari rumah sakit.  China juga melaporkan Seorang perempuan yang mengalami radang paru-paru (pneumonia) berat setelah terinfeksi virus corona berhasil melahirkan seorang bayi dalam kondisi sehat di Provinsi Heilongjiang, Tiongkok.

Sementara itu, salah satu pasien yang berhasil sembuh adalah seorang sopir taksi di Thailand.

Dengan 25 kasus, Thailand memiliki infeksi virus lebih banyak dibanding negara lain di luar China. Sembilan orang dinyatakan sembuh dan 16 pasien lainnya masih menjalani perawatan.

Pasien lain yang berhasil disembuhkan pihak kesehatan Thailand adalah seorang wanita berusia 73 tahun.

Kisah keberhasilan menyembuhkan penderita virus Corona adalah kabar baik untuk segera menghentikan penyebaran virus ini.

Lalu bagaimana dengan vaksin coronavirus 2019 nCov?

Salah satu klaim yang disebutkan adalah Remdesivir. Obat ini dibuat oleh perusahaan farmasi AS, Gilead  yang bekerjasama dengan Rumah Sakit Persahabatan China-Jepang yang ada di Beijing untuk menguji obat antivirus kepada pasien corona di Wuhan.

Awalnya obat ini untuk mengobati penyakit ebola. Remdesivir telah menunjukkan aktivitas in vitro dan in vivo dalam model hewan terhadap patogen virus MERS dan SARS, yang merupakan coronavirus yang secara struktural mirip dengan 2019-nCoV.

Disebutkan pasien coronavirus pertama di AS diketahui membaik setelah diobati dengan Remdesivir.

Selain Remdesivir obat lain yang sedang dalam tahap uji klinis pada manusia seperti dilansir South China Mourning Post diantaranya kloroquine fosfat, favipiravir, dan obat antivirus spektrum luas.