Menggagas Hari Anak Yatim Nasional

Iklan Semua Halaman

Menggagas Hari Anak Yatim Nasional

Jumat, 06 September 2019

Aktualita.co - Hari Anak Yatim Nasional coba disuarakan oleh sejumlah pihak. Salah satunya Forum Nasional Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak – Panti Sosial Asuhan Anak (Fornas LKSA-PSAA).

Fornas LKSA-PSAA merupakan organisasi nonpemerintah (perkumpulan) yang digagas serta digerakkan oleh para ketua panti asuhan anak, praktisi, dan aktivis perlindungan anak. Setelah lima tahun deklarasi pendirian di Yogyakarta, Fornas LKSA-PSAA kini beranggotakan 5.540 lembaga pengasuhan anak yang menaungi tidak kurang dari 315 ribu anak asuh di seluruh Indonesia.

"Jadi, kami ingin ada satu momentum. Anak yatim pun harus diperhatikan. Makanya, kami menginisiasi pencanangan tanggal 26 Juli nanti sebagai Hari Anak Yatim Nasional," ungkap Ketua Fornas LKSA-PSAA yang juga adalah Ketua Yayasan Panti Asuhan Bayi Sehat Kota Bandung, Yanto Mulyanto Pibiwanto setahun lalu.

Dipilihnya tanggal tersebut karena digelar Musyawarah Nasional pertama Fornas LKSA-PSAA di Bandung yang digelar 24-27 Juli 2018, bertempat di Hotel Grand Asrilia.

Munas tersebut semua peserta yang hadir, dari 26 provinsi di Indonesia, sepakat untuk mencanangkan tanggal 26 Juli sebagai Hari Anak Yatim Nasional. Usulan ini akan diserahkan ke pemerintah melalui Kementerian Sosial agar bisa ditetapkan secara nasional.


Usulan dari Wagub Jawa Barat


Usulan Hari Anak Yatim Nasional juga diajukan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum. Menurutnya, ada beberapa asalan mengapa hari tersebut diperlukan. Pertama, sebagai pengingat keberadaan anak yatim yang harus diperhatikan.

Alasan atau urgensi kedua, kata dia, sebagai bentuk penghargaan kepada anak yatim. Sama halnya dengan Hari Ibu maupun Hari Anti Korupsi, Hari Anak Yatim Nasional juga merupakan wujud menghormati anak yatim.

Berbeda dengan LKSA-PSAA yang mengusulkan tanggal 26 Juli, Uu Ruzhanul Ulum menggunakan momentum Bulan Muharram.

Yayasan Sosial Himmatun Ayat (Himpunan Muslim Penyantun Anak Yatim dan Terlantar)

Usulan Hari Anak Yatim Nasional juga pernah disuarakan pada tahun 2013. Mereka menyuarakan agar 10 Muharram ditetapkan sebagai Hari Anak Yatim Nasional.