Yogyakarta Dinobatkan Sebagai Kota Pusat Kerajinan Batik Dunia

Posted on
batik
tim dari WCC ketika mengunjungi Yogyakarta (foto: wccapr.org)

Aktualita.co – Dewan Kerajinan Dunia (World Craft Council/WCC) secara resmi menobatkan Yogyakarta sebagai Kota Kerajinan Batik Dunia (World Crafts City for Batik, 2015) dalam peringatan 50 tahun organisasi tersebut di Dongyang, Provinsi Zhejiang, Tiongkok, pada 18 hingga 23 Oktober 2014. Penghargaan tersebut diserahkan Presiden WCC Wang Shan kepada HRH GKR Pembanyun.

Identitas batik dan Yogyakarta memang tidak bisa dipisahkan. Sebelumnya, dalam rangka hari batik 2 Oktober yang lalu Yogyakarta juga memecahkan rekor MURI dengan melibatkan 3000 pembatik yang membatik pada kain terpanjang di Alun-alun Utara Yogyakarta.

“Karenanya, sangat penting bagi Indonesia, untuk hadir dalam peringatan 50 tahun WCC,” kata Wakil Senior Presiden WCC Asia Pasifik Ghada Hijjawi-Qaddumi pada kesempatan terpisah seperti dikutip Antara.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Dewan Kerajinan Nasional DIY, Roni Guritno mengatakan Yogyakarta bersaing dengan enam kota di enam negara di Asia Pasifik dalam ajang itu.

Ia mengemukakan pusat kerajinan batik di Indonesia terpusat di Yogyakarta. Yogyakarta lengkap, baik dari sisi sejarah, seni, hingga perajin batik yang memiliki nilai ekonomi.

Dengan penobatan tersebut Dewan Kerajinan Dunia akan mempublikasikan kota batik ke berbagai belahan dunia, sehingga masyarakat dunia akan semakin mengenal Yogyakarta dan sekitarnya dengan batik khasnya.

“Dewan ini memang fokus ke kerajinan khas, makanya batik yang kami maksud adalah batik tulis, dan di sentra batik Giriloyo produknya sudah sangat dikenal masyarakat luas,” kata Roni.

Sebelum penetapan Yogyakarta sebagai Kota Batik Dunia, tim penilai Dewan Kerajinan Dunia telah meninjau sentra batik tulis di kota tersebut, sehingga tim melihat langsung seluruh rangkaian proses pembuatan batik tulis, sebagai bahan penilaian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *