Uniknya Sherly Hartono; Desainer Indonesia yang Terinspirasi Kelas Pekerja Suburban Jakarta

Wednesday, Jan 27, 2016 | 1145 views

Aktualita.co – Desainer Indonesia Sherly Hartono menjadi perbincangan netizen setelah jaket karyanya digunakan oleh penyanyi Amerika Serikat Joe Jonas. Jaket bergambar mangkuk ayam jago, petai dan uang rupiah itu dipakai Joe di Park City, Utah, untuk menghadiri acara Kari Feinstein’s Style Lounge pada Sabtu (23/1/2016) lalu.

Joe Jonas saat mengenakan jaket rancangan Sherly Hartono bergambar mangkok dan petai

Joe Jonas saat mengenakan jaket rancangan Sherly Hartono bergambar mangkok dan petai

Lalu siapakah Sherly Hartono? dan bagaimana kiprahnya di dunia fashion? Sherly Hartono adalah desainer Indonesia yang belajar di Central Saint Martin, sebuah sekolah seni di London, Inggris. Koleksi perdananya dibuat pada Autum dan kini menggunakan brand Hartono untuk karya-karyanya.

Sherly sendiri pindah ke Inggris sejak berusia 12 tahun dan baru kembali menetap di Indonesia pada 2010 lalu. Seperti halnya kebanyakan keturunan Indonesia Tionghoa, Sherly Hartono diharapkan akan berkarir sebagai dokter atau pengacara. Demikian dilansir Manual.

Ketika di Inggris, Sherly yang masih anak-anak tidak begitu paham dengan berbagai aliran seni. Ia pun membandingkan dengan anak-anak Inggris yang dikelilingi museum, fashion dan juga seni. Sehingga anak-anak Inggris di usianya sudah mengenal aliran seni seperti surealisme atau mengenal Pablo Picasso.

“Menurut saya, ini hal yang baik karena menjadi motivasi bagi saya,” ungkapnya kepada Manual.

Karena itulah Sherly kemudian fokus untuk mencari ide dari hal yang berada di lingkungannya di Jakarta. Hingga kemudian dirinya memutuskan untuk menggunakan tema abang-abang dalam karyanya.

Mengangkat Tema Abang-Abang

Bagian menarik dari karya desain Sherly Hartono adalah tema yang diangkat yaitu abang-abang atau laki-laki pekerja dari sub urban Jakarta. Tema inilah yang juga bisa kita dapatkan dalam jaket karya Sherly yang digunakan Joe Jonas.

“Mereka senang makan menggunakan tangan dan mengangkat satu kaki mereka di bangku, mereka tidak peduli dengan kotor dan keringat di jalanan,” ungkap Sherly Hartono menjelaskan tentang abang-abang yang menjadi tema koleksinya seperti dilansir OpeningCeremony yang merupakan situs belanja online ternama yang juga menyediakan produk Carol Lim dan Huberto Leon.

Sherly menyebut karyanya sebagai “slouchy elegance” atau keanggungan dari hal-hal yang ‘kotor’. “Pekerjaan mereka mengharuskan untuk berada di luar rumah sepanjang waktu, sehingga mereka berpakaian untuk alasan kenyamanan dan kepraktisan. Karena hidup mereka jauh dari dunia fashion, gaya mereka menjadi benar-benar unik,” ungkap Sherly Hartono lebih lanjut mengenai kelas pekerja sub urban Jakarta yang menjadi kekuataan dari karya desainnya.

Karena itupula, maka berbeda dengan karya foto fashion lainnya yang cenderung menggunakan background yang “indah”, Sherly menggunakan tema suburban sebagai background karya fashionnya.

Like it? Share it!

Leave A Response