UIN Ar-Raniry-IIIT Malaysia Gelar Seminar Internasional Tentang Islam dan Integrasi Ilmu

Posted on

Aktualita.co –  Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh bekerja sama dengan International Institute of Islamic Thought (IIIT) Malaysia menggelar Seminar Internasional “Islamization and Integration of Knowledge in East and SEA Region: Challenges and Prospects”, Senin (1/2/2016) di Aula Pascasarjana UIN Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh.

islam dan keilmuan integral

Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. H. Farid Wajdi Ibrahim, MA usai membuka secara resmi seminar internasional mengatakan, kegiatan seminar ini terlaksana atas kerja sama Fakultas Sains dan Teknologi UIN Ar-Raniry dengan IIIT Malaysia, IIIT Malaysia ini melakukan pencerahan-pencerahan kepada ummat islam, tentunya dimulai di kampus, bagaimana perkembangan pemikiran islam terkini dan apa tantangannya, salah satunya dengan melaksanakan seminar seperti ini.

“Jadi nantinya akan terungkap pada seminar internasional ini, bagaimana memberikan pecerahan kepada ummat, kampus yang memiliki peran serta melaksanakan tri dharma perguruan tinggi melalui pengabdian, yang paling menguntungkan dalam kegiatan seperti seminar ini adalah tokoh pemikir islam yang kontemporel dapat memberikan jawaban terhadap masalah yang dihadapi islam saat ini,” ungkap Farid.

Ditambahkan, Narasumber yang memberikan materi ini terdiri dari beberapa Negara, mereka mempunyai kapasitas untuk memberikan masukan kepada kita ummat Islam yang ada di kampus, apa yang harus kita lakukan saat ini serta di masa mendatang, diantaranya Hong Kong, Jepang, Philipina, Malaysia, Thailand, Cambidja, Korea dan Indonesia.

Sementara itu Perwakilan IIIP Malaysia Mohamad Siddik mengatakan, selama ini pendidikan keislaman telah mulai mundur, Kelemahan pendidikan di kampus saat ini adalah di  mana pendidikan terdikotomi artinya terpisah antara pendidikan umum dengan pendidikan agama.

“Kondisi itu lah merupakan penyebab utama tidak terintegrasi ilmu, orang berilmu tapi tidak memiliki nilai-nilai keilmuan didalamnya, bahaya nantinya bahwa ilmu itu tidak dapat dikontrol sehingga nanti perbuatan tidak sesuai dengan ilmu yang dimilikinya,” ujar Siddik.

Sehingga seminar ini diharapakan dapat mengintegrasikan antara ilmu agama dengan pengetahuan umum, dalam islam disebutkan bahwa ilmu yang sempurna itu merupakan ilmu yang mengintegrasikan antara ilmu umum dengan agama, itu yang kita dorong dan usulkan disetiap presentasi. (Nat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *