Salah satu kapal Karadeniz yang beroperasi di Irak. (Foto : karadenizenergy.com)

Turki Melalui Karadeniz Holding Kirim Pembangkit Listrik Terapung Ke Gaza

Posted on
Salah satu kapal Karadeniz yang beroperasi di Irak. (Foto : karadenizenergy.com)
Salah satu kapal Karadeniz yang beroperasi di Irak. (Foto : karadenizenergy.com)

Aktualita.co – Perusahaan energi Karadeniz berencana untuk mengirim kapal pembangkit listrik ke Gaza untuk memenuhi kebutuhan listrik yang mendesak setelah sejumlah pembangkit listrik di Gaza terkena bom akibat serangan Israel.

Karadeniz mengumumkan niatnya tersebut pada hari Selasa, tak lama setelah Menteri Energi Turki Taner Yildiz mengatakan akan mengirimkan sebuah kapal pembangkit listrik pembangkit listrik terapung segera setelah fasilitas pelabuhan Gaza ditingkatkan. Demikian ditulis Reuters, Selasa (19/8/2014).

Seperti yang telah kita ketahui, Israel memulai operasi militer di Gaza pada tanggal 8 Juli yang menurutnya sebagai balasan terhadap roket yang ditembakkan ke wilayah Israel oleh pejuang Islam Hamas.

Akibat seragam bom oleh Israel tersebut, banyak infrastruktur yang hancur luluh lantak. Hal ini menurut PBB bisa berakibat pada kekurangan pangan.

Karadeniz mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada Reuters bahwa mereka telah menerima permintaan dari otoritas Palestina dan  menyatakan akan mengirimkan kapal tersebut dalam waktu 120 hari. Ijin atas pengiriman kapal pembangkit listrik tersebut telah dimiliki.

Karadeniz sendiri merupakan perusahaan yang berbasis di Istambul dan merupakan produsen pembangkit listrik terapung yang sebelumnya juga telah memasok listrik terapung untuk Irak dan Lebanon yang merupakan bagian dari tujuh kapal pembangkit listrik yang berkapasitas total 1.200 megawatt.

Gaza memiliki penduduk 1,8 juta penduduk dan terus mengalami pemadaman listrik selama 20 jam sehari. Tentu saja, banyak warga Gaza yang berharap pasokan listrik dari pembangkit listrik terapung ini. (*reuters /zl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *