Tim Badan Keahlian DPR RI Kunjungi FAH UIN Ar-Raniry Terkait RUU Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam

Aktualita.co Tim Badan Keahlian DPR RI melakukan kunjungan ke Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh untuk meminta masukan terkait penyusunan naskah akademik dan rancangan undang-undang tentang perubahan atas undang-undang nomor 4 tahun 1990 tentang serah simpan karya cetak dan karya rekam, Senin (28/11/2016) siang bertempat di ruang rapat Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

uin-ar-raniry

Tim tersebut meminta masukan kepada Fakultas Adab dan Humaniora, khususnya prodi Ilmu Perpustakaan untuk memperoleh masukan yang bersifat substantif dalam rangka penyempurnaan materi pengaturan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1990 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam.

“Hasil kegiatan ini digunakan sebagai bahan data dan informasi tambahan yang akan melengkapi dan menyempurnakan konsep naskah akademik dan RUU tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1990 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam”,Kata M.Najib Ibrahim,S.Ag.,M.H saat memberi gambaran tentang kegiatan yang mereka lakukan, Senin (28/11) di ruang rapat Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Ia menjelaskan, nantinya data dan informasi serta masukan yang pihaknya terima dapat  memberikan kontribusi dan rekomendasi bagi Anggota DPR RI khususnya di Komisi X dalam penyusunan RUU tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1990 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam.

” Pada kenyataannya, pasca diundangkannya Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1990 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam, pelaksanaan pengumpulan koleksi, baik  karya cetak maupun karya rekam, belum dapat dilaksanakan secara maksimal”,katanya

Menurut Najib, hal ini disebabkan masih kurangnya kesadaran para wajib serah simpan karya cetak dan karya rekam untuk menyerahkan langsung atau mengirimkan hasil karya cetak dan karya rekamnya kepada perpustakaan nasional dan perpustakaan daerah. Padahal karya cetak dan karya rekam merupakan salah satu hasil budaya bangsa yang sangat penting dalam memajukan pembangunan nasional, khususnya di bidang pendidikan.

Lebih lanjut, ia menilai penerapan sanksi dalam Undang-Undang ini juga belum efektif, sehingga perlu dipertimbangkan alternatif sanksi yang dapat menimbulkan efek jera bagi setiap orang yang tidak memenuhi kewajiban serah simpan karya cetak dan karya rekam.

Rombongan tim Badan Keahlian DPR RI yang terdiri dari Chairul Umam,SH.,MH , M.Najib Ibrahim,S.Ag.,MH, Rizko Wahyudi,SH.,MH, Kuntari,SH , Ihsan Badruni Nasution,S.Sy,SH dan Yanuar Putra Erwin,SH diterima langsung oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan kerjasma,Dr.Bustami Abubakar,M.Hum bersama Ketua prodi S1 Ilmu Perpustakaan, Zubaidah,M.Ed dan ketua prodi D3 Ilmu Perpustakaan,Ruslan,M.LIS.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Dekan I (Drs.Nasruddin,M.Hum), Wakil Dekan II (Nurhayati Ali Hasan,M.LIS), Mukhtaruddin,M.LIS (Sekretaris Prodi S1 Ilmu Perpustakaan), Drs.Khatib A.Latief,M.LIS (Kepala UPT.Perpustakaan UIN Ar-Raniry) dan Muslina,M.LIS selaku pustakawan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Like it? Share it!

Leave A Response