Studi: Setengah Dari Penderita Kanker Kantong Kemih Tahu Bahwa Penyebabnya Adalah Rokok

Posted on

stop merokok

Aktualita.co – Dalam bungkus rokok sendiri sudah ada peringatan tentang resiko buruk bagi kesehatan dari aktivitas merokok, tetapi nyatanya hal tersebut tidak serta merta bisa menyadarkan perokok untuk menghentikan kebiasaannya mengkonsumsi rokok.

Lebih dari separoh penderita Kanker Kantong Kemih di Amerika Serikat disebabkan oleh kebiasaan merokok dan lebih dari 90 persen perokok yang menderita penyakit kanker kantong kemih  menyadari hal ini. Demikian hasil dari sebuah Studi World Journal of Urology.

“Kanker kandung kemih sebenarnya merupakan kanker paling umum yang berhubungan dengan rokok. Adapun kanker paru-paru menempati urutan kedua sebagai penyakit akibat rokok,” kata Dr Jeffrey C Bassett dari Kaiser Permanente Southern California di Anaheim seperti dikutip Huffingtonpost pada Selasa, (11/11).

Hasil studi ini berlawanan dengan Studi sebelumnya yang mengatakan bahwa hanya ada sedikit orang yang mengetahui hubungan antara kanker kantong kemih dengan kebiasaan merokok.

“Pasien yang didiagnosis menderita kanker kantong kemih, tampaknya menyadari bahwa penyakit mereka disebabkan oleh kebiasaan merokok. Sehingga mereka lebih termotivasi untuk menghentikan kebiasaan merokoknya,” ungkap Bassel.

Hasil Studi ini melibatkan 1.198 pria dan wanita yang telah didiagnosis menderita kanker kandung kemih yang berhubungan dengan sejarah kebiasaan merekok mereka antara tahun 2006 dan 2009 di California Cancer Registry dengan sejarah merokok mereka. Sebanyak 790 orang menyelesaikan survei ini.

Setengah dari responden penelitian ini mantan perokok dan banyak yang berhenti setidaknya 10 tahun sebelum didiagnosis kanker.

Survey ini mendata 10 penyebab potensial kanker kandung kemih, seperti penggunaan tembakau, alkohol, usia, riwayat keluarga dan penyakit menular seksual. Peneliti meminta responden untuk mengidentifikasi hal-hal yang mungkin dapat menyebabkan kanker pada mereka.

Hampir 70 persen responden mengatakan bahwa tembakau dapat menyebabkan kanker. Kemudian penyebab yang paling umum adalah alkohol dan usia.

Penyakit kanker kantong kemih sendiri menyangkiti lebih dari 12 juta kasus baru terjadi setiap tahun di seluruh dunia. Menurut World Journal of Urology 2009, kanker kandung kemih menjadi kanker ketujuh untuk laki-laki dan perempuan di seluruh dunia. Penyakit ini tiga sampai empat kali lebih umum di negara-negara maju dan 90 persen penderita kanker kantong kemih didiagnosis setelah melewati usia 55 tahun.

Diharapkan informasi mengenai penyakit kanker kantong kemih akibat merokok bisa dipahami oleh perokok usia muda. Dr Alan M Nieder dari Divisi Columbia University Urologi di Gunung Sinai Medical Center di Miami Beach, Florida mengungkapkan, “jika risiko paru-paru atau kanker kandung kemih tidak mampu meyakinkan pasien yang lebih muda untuk berhenti merokok, sebaiknya urolog menekankan risiko disfungsi ereksi atau penuaan dini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *