Studi : Penggunaan Ponsel Berlebih Bisa Memicu Beberapa Resiko Bagi Mahasiswa

Posted on

cellphone

Aktuata.co – Manakah yang lebih banyak menggunakan telepon seluler apakah mahasiswa atau mahasiswi? Sebuah studi dari Baylor University yang dipublikasikan di Journal of Behavioral Addictions pada Selasa (26/08/2014) mengungkapkan bahwa mahasiswi menggunakan telepon seluler mereka rata-rata 10 jam sehari, sedangkan mahasiswa menghabiskan rata-rata waktu mereka dengan telepon seluler 8 jam sehari.

Studi tersebut juga mengungkapkan bahwa 60% mahasiswa(i) mengalami kecanduan menggunakan telepon seluler.  Dr James Roberts, salah satu peneliti pada studi tersebut mengungkapkan bahwa angka-angka tersebut cukup mengkhawatirkan karena penggunaan telepon seluler berlebihan bagi mahasiswa bisa menjadi ancaman potensial bagi kinerja akademik mereka. Demikian sebagaimana yang dilansir dari Redorbit.

Tidak hanya itu, penggunaan ponsel secara berlebihan juga memiliki beberapa resiko. Penulis Studi tersebut menyebutkan bahwa ponsel pada akhirnya bisa menjadi gangguan di kelas, atau digunakan untuk mencontek. Selain itu juga bisa menyebabkan konflik dengan anggota keluarga, dosen ataupun orang lain. Bahkan beberapa orang menggunakan ponsel untuk berpura-pura menerima panggilan atau mengirim pesan teks demi menghindar jika berurusan dengan situasi yang sulit.

“Meningkatnya fungsi ponsel, juga meningkatkan kecanduan. Ini merupakan bagian tak terpisahkan dari teknologi,” kata Dr. Roberts. Salah satu ciri kecanduan yang ditemukan dalam studi ini ketika mewawancarai respondennya adalah mereka merasa gelisah jika tidak bersama dengan ponselnya.

Survey ini dilakukan secara online dengan melibatkan 164 mahasiswa yang meneliti 24 kegiatan yang biasa dilakukan dengan ponsel.  Survey tersebut menemukan fakta bahwa responden mereka menghabiskan waktu terbesar untuk mengirim dan menerima pesan teks (rata-rata 94,6 menit sehari) dan menggunakan aplikasi email (48,5 menit). Memeriksa Facebook adalah ketiga (38,6 menit), diikuti dengan berselancar di Internet (34,4 menit) dan mendengarkan MP3 player (26,9 menit).

Walaupun pria mengirimkan jumlah email yang sama dengan wanita, tetapi menggunakan waktu yang lebih sedikit. Hal ini menurut Dr. Robert mengindikasikan bahwa lagi-lagi mengirim pesan lebih pendek daripada perempuan. Secara keseluruhan, perempuan (mahasiswi) lebih banyak menggunakan ponsel mereka untuk pessan teks atau mengirim email, sedangkan pada pria (mahasiswa) lebih kepada untuk hiburan.

Walaupun demikian, Dr. Robert mengungkapkan bahwa laki-laki tetap terpengaruh dengan daya tarik media sosial. Mereka tetap menghabiskan waktu untuk mengunjungi media sosial seperti Facebook, Instagram dan Twitter. Di antara alasan pria menggunakan Twitter adalah untuk mengikuti atlet, mencari berita terbaru, atau sekadar untuk menghabiskan waktu.

Studi ini, merupakan survey yang lebih luas dibandingkan studi sebelumnya yang hanya meneliti jumlah dan jenis kegiatan di ponsel. Studi sebelumnya juga hanya meneliti kegiatan-kegiatan yang secara khusus perkaitan dengan kecanduang ponsel mana yang tidak. Menurut

Menurut Dr. Robert penting untuk mengetahui mana aktivitas ponsel yang telah mengubah ponsel “dari alat yang berguna menjadi alat yang merongrong kita dan orang lain.”. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *