Sejarah Hari Pekerja Indonesia yang Mulai Dilupakan

Posted on

Aktualita.co – Hari Pekerja Indonesia memang tidak sepopuler hari buruh internasional yang diperingati setiap tanggal 1 Mei, bahkan pada Hari Buruh dijadikan hari libur nasional sejak 2014 lalu oleh Presiden Soesilo Bambang Yodhoyono.

Banner Hari Pekerja Indonesia di website Menpan. Apakah PNS akan memperingati Hari Pekerja Indonesia ?
Banner Hari Pekerja Indonesia di website Menpan. Apakah PNS akan memperingati Hari Pekerja Indonesia ?

Latar belakang Hari Pekerja Indonesia menggunakan momentum kelahiran Federasi Buruh Seluruh Indonesia (FBSI) pada tanggal 20 Februari 1973. FBSI sendiri lahir atas keinginan Serikat Pekerja yang ada pada berbagai perusahaan yang ingin meyederhanakan dan menyatukan semangat seluruh pekerja di seluruh Indonesia.

FBSI sendiri merupakan peleburan 21 serikat buruh sebelumnya yang merupakan serikat buruh yang berafiliasi pada partai politik dan terdapat pula serikat buruh yang netral.

Deklarasi kelahiran FBSI ini dianggap sebagai tonggak sejarah bersatunya para pekerja Indonesia oleh Pemerintah. FBSI sendiri pada kongres mereka 23-30 November 1985 berganti nama menjadi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI).

Sejarah Hari Pekerja Indonesia dimulai dengan dikeluarkannya Keppres Nomor 9 Tahun 1991 tentang Hari Pekerja Indonesia. Dalam kepres yang ditandatangani oleh Presiden Soeharto tersebut Hari Pekerja Indonesia bukan merupakan hari libur.

Beberapa pihak yang enggan memperingati Hari Pekerja Indonesia menganggap bahwa justru kelahiran FBSI dan Hari Pekerja Indonesia merupakan sikap otoriter pemerintah yang hanya mengijinkan satu organisasi buruh.

Seperti diketahui, Buruh di Indonesia sudah seringkali memperingati Hari Buruh Internasional sejak tahun 1918 di Surabaya dan terus berlanjut di era pemerintahan Soekarno. Barulah kemudian pada era Soeharto perayaan Hari Buruh tidak diijinkan dan diganti dengan perayaan Hari Pekerja Indonesia.

Kini, seiiring dengan bergantinya era roformasi yang diikuti dengan berdirinya berbagai organisasi buruh, Hari Pekerja Indonesia tampaknya semakin terlupakan. Buruh lebih sering menggunakan momentum 1 Mei.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *