Sejarah Daun Kopasanda Dan Manfaatnya Untuk Luka Hingga Diabetes

Tuesday, Aug 2, 2016 | 3618 views

Aktualita.co – Daun Kopasanda sebenarnya bukan nama umum digunakan untuk tanaman yang tumbuh liar ini. Nama daun kopasanda sendiri familiar digunakan di Sulawesi Selatan. Nama ilmiah daun kopasanda adalah Chromolaena Odorata yang merupakan tumbuhan yang tumbuh di iklim tropis dan subtropis.

Daun kopasanda memiliki nama lain di setiap daerah. Di Aceh misalnya, Daun Kopasanda disebut Daun Golkar karena secara fisik helai daunnya mirip dengan bentuk logo partai golkar. Sedangkan di daerah jawa biasa disebut daun takelan. Adapula yang menyebutnya daun gonrong-gonrong. Bisa jadi daun kopasanda juga memiliki nama lain di daerah lain seperti di Sunda. Nama lainnya adalah Daun Siam (siam biasa juga disebut Kamboja).

Ciri-Ciri dan Sejarah Daun Kopasanda

Ciri-ciri dari daun kopasanda adalah pada permukaan bagian atasnya kalau dipegang terasa licin sementara pada bagian bawahnya terasa berbulu. Memiliki bau khas kalau dicium. Ciri ini merupakan ciri dari tanaman yang merupakan keluarga dari bunga matahari.

Secara umum, penamaan daun Kopasanda merupakan nama lain dari pasukan khusus Indonesia sebelum berganti menjadi Kopassus. Berdasarkan informasi yang kami dapatkan disebut daun Kopasanda karena dulunya benih tanaman ini sengaja di tebar ke hutan-hutan agar bisa digunakan para tentara yang berlatih di hutan untuk pertolongan pertama saat mereka mengalami luka.

Walau merupakan tumbuhan liar, sebenarnya tanaman ini hampir ada di setiap daerah terutama pada tempat-tempat yang ditumbuhi rumput liar. Cuma tentu saja perlu kejelian untuk membedakan antara daun kopasanda dan daun lainnya.

Daun Kopasanda selain digunakan untuk pengobatan herbal di Indonesia juga sering dimanfaatkan di Malaysia, Thailand dan beberapa negara Afrika.

Manfaat Daun Kopasanda Untuk Luka

Salah satu kegunaan paling penting dari daun kopasanda adalah mengobati luka. Tanaman ini bisa menghentikan pendarahaan dengan cepat baik pada luka iris maupun luka karena benturan.

Cara menggunakan daun kopanda untuk mengobati luka adalah mengambil beberapa lembar daun kopasanda lalu mencucinya dengan bersih. Proses mencuci ini harus dilakukan dengan baik untuk mendapatkan daun yang higienis–terutama daun kopasanda yang dipetik dan tumbuh liar.

Bagian daun kopasanda yang biasanya dimanfaatkan untuk menyembuhkan luka adalah bagian pucuk.

Sebelum menempelkan daun kopasanda pada luka, Anda bisa membersihkan luka tersebut terlebih dahulu. Ada banyak cara untuk menempelkan daun kopasanda pada luka, yaitu bisa dengan menumbuk daun tersebut atau cukup diremet-remet dan ditempelkan pada luka.

Manfaat Daun Kopasanda Untuk Diabetes

Daun Kopasanda dipercaya memiliki khasiat yang hampir mirip dengan Daun Yakon atau daun paitan/insulin kalau di Jawa. Hanya saja bedanya tidak memiliki khasiat dalam rehabilitasi pankreas walaupun berguna untuk menurunkan kadar gula darah. Itulah mengapa, daun ini dipercaya baik untuk mengobati luka yang juga biasanya ada pada penderita diabetes.

Cara memanfaatkan daun kopasanda untuk diabetes adalah dengan merebusnya dengan air hingga mendidih dan airnya berkurang. Lalu air rebusan yang telah disaring di minum setiap hari dan berguna untuk menurunkan kadar gula darah.

Baca Juga : Manfaat Yakon Daun Insulin Untuk Penderita Diabetes

Foto-Foto Daun Kopasanda

tanaman daun kopasanda

Gambar tanaman Daun Kopasanda

 

Foto Bagian depan dan belakang daun Kopasanda

Foto Bagian depan dan belakang daun Kopasanda

 

Daun Kopasanda

Daun Kopasanda

Like it? Share it!

Leave A Response