Satpol PP Harus PNS Mulai Berlaku Januari 2016

Posted on

satpol PP

Aktualita.co – Selama ini Satuan Polisi Pamong Praja masih memungkinkan untuk diisi oleh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), tetapi mulai Mulai 1 Januari 2016, aparatur yang mengisi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) harus berasal dari kalangan PNS seperti yang telah diatur oleh UU Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mewajibkan Satpol PP dari PNS, sehingga nantinya tidak akan ada lagi Satpol PP yang berasal dari pegawai honorer.

“Satu-satunya jabatan yang tidak boleh diisi oleh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) adalah Satpol PP. Ini diatur dalam UU ASN di mana disebutkan, Satpol PP diisi oleh PNS,” kata Samsul Rizal, kabid Pengadaan Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) seperti dikutip JPNN, Selasa (21/10).

Undang-undang Apartur Sipil Negara sendiri resmi berlaku efektif dua tahun sejak ditetapkan. Ini berarti ketentuan ini akan berlaku efektif pada Januari 2016.

Selain tentang PNS, Satpol PP juga diharuskan lulusan sarjana hukum atau paling rendah lulusan diploma. Walaupun demikian satpol PP yang berasal dari lulusan SMA akan ditempatkan ke daerah yang masih minim pegawai.

“Sebenarnya, yang masuk dalam Satpol PP ada ketentuannya. Pelamar harus lulusan sarjana hukum atau paling rendah lulusan diploma. Yang terjadi sekarang justru, diisi oleh lulusan SMA,” ujar Rizal.

Lulusan SMA, lanjut Syamsul, bisa diberikan kepada daerah yang masih kekurangan sumber daya manusia (SDM) lulusan diploma atau sarjana. Lulusan SMA yang akan direkrut pun harus memiliki keahlian di bidang tersebut.

“Harus SMA plus karena tugas Satpol PP itu sangat berkaitan langsung dengan masyarakat,” tutupnya.

Sasat ini tercatat lebih dari 74.000 Satpol PP berstatus PTT, dari jumlah tersebut sebanyak 1.885 Satpol PP PTT ada di Jakarta. DKI Jakarta sendiri berencana untuk menaikkan gaji Satpol PP paska berlakunya aturan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *