Profil Walikota Jakarta Utara Rustam Effendi Yang Dituding Ahok

Posted on

Aktualita.co – Walikota Jakarta Utara, Rustam Effendi dikabarkan baru saja mengajukan pengunduran dirinya sebagai Walikota Jakarta Utara. Kabar ini dibenarkan oleh Kepala  Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Agus Suradika dan menjelaskan lebih rinci mengenai alasan pengunduran diri tersebut.

rustam effendi

Seperti yang diketahui, Rustam Effendi mendapat tudingan dari Ahok saat rapat bersama sejumlah pejabat DKI Jakarta. Saat itu Ahok menanggapi laporan jajaran Dinas Tata Air yang kesulitan menormalisasi saluran air di kolong Tol Ancol, Penjaringan, Jakarta Utara, akibat masih adanya permukiman liar.

“Jangan-jangan Pak Rustam ini satu pihak dengan Yusril lagi nih,” ungkap Ahok saat itu.

Setelah kabar tersebut menyebar, Ahok pun mengungkapkan bahwa hal tersebut diungkapkan hanya berbentuk gurauan. Tetapi, Rustam Effendi tampaknya tidak menganggap hal tersebut gurauan. Lewat akun facebooknya miliknya, Rustam Effendi membuat “curhatan” yang diberi judul Bekerja Dengan Hati”.

“Secara jujur saya katakan bhw kadang2 selaku bawahan saya juga mengharapkan mendapatkan ucapan terima kasih dari pimpinan atas hasil kerja yg telah dikakukan, hal ini penting sebagai bekal semangat pelaksanaan tugaa selanjutnya. Tetapi jika itu tidak ada tidaklah mengapa dan saya akan terus melaksanakan tugas berikutnya dengan semangat. Bebeda dengan tuduhan yg menjurus fitnah apalagi keluar dari mulut pimpinan adalah sesuatu yg SANGAT MENYAKITKAN,” tulis Rustam Effendi

“Dan lebih menyedihkan tuduhan dan fitnah itu keluar dari pimpinan yg sebenarnya saya berharap memberikan petunjuk, arahan, bimbingan, memotivasi, memberi semangat, dan itu dipertontonkan di muka jagat raya
Apakah ini yg disebut BEKERJA DENGAN HATI ?” pungkasnya.

 

Sepak Terjang Rustam Effendi Di Birokrasi

Rustam Effendi sebenanrnya masih terbilang baru menduduki jabatan Walikota Jakarta Utara. Ia dilantik pada 2 Januari 2015 lalu. Sebelumnya, ia menjabat sebagai pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Pusat.  Karirnya diawali dengan menjadi pegawai harian lepas (PHL) di kantor Kelurahan Rawabuaya, Cengkareng, Jakarta Barat.

Persoalan banjir memang merupakan persoalan besar yang dialami di wilayah Jakarta Utara. Karena itu, saat baru saja dilantik, ia langsung turun ke lapangan mengecek persiapan Jakarta Utara menghadapi banjir.

Dalam curhatannya di Facebook, Rustam Effendi menjadi sosok dibalik penertiban di beberapa bagian wilayah di Jakarta Utara termasuk di Jl. Tubagus Angke, Kali Karang, Kali Cakung Lama, Anak Kali Ciliwung Ancol, Lokalisasi Kalijodo, Pasar Ikan dan dibeberapa tempat lainnya.

Ketika diserahi amanat untuk menjadi Walikota Jakarta Utara, Rustam Effendi telah menyadari besarnya tanggung jawab tersebut. ““Jakarta Utara itu medannya luar biasa sangat berat ya. Kita harus mempelajari dulu dan menyiapkan strategi khusus”, ungkap Rustam selepas dilantik.

Pada Agustus 2015 lalu, Ahok sebenarnya pernah memuji Rustam. Saat itu Ahok menyebut kinerja Rustam di Jakarta Utara masih baik sehingga rencana merotasinya menjadi Wali Kota Jakarta Barat dia batalkan. “Saya tadinya mau tukar ke Utara. Yang Utara mau saya tarik ke Selatan karena Pak Rustam sudah cukup baik. Timur juga baik. Wali Kota dan Wakil Timur tadinya mau jadi Wali Kota Jakarta Selatan, tapi saya beri kesempatan Pak Tri,” ungkap  Ahok saat itu.

Biodata Rustam Effendi

Tempat Tanggal Lahir : Jakarta, 13 Oktober 1960

Riwayat Jabatan :
Sekertaris Kota Jakarta Barat
Plt Walikota Jakarta Barat  (April 2013)
Wakil Walikota Jakarta Selatan (Juni 2013)
Plt Walikota Jakarta Pusat (Juli 2014)
Walikota Jakarta Utara (Januari 2015)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *