Profil Sadiq Aman Khan : Walikota Muslim Pertama di London

Sunday, May 8, 2016 | 1295 views

Aktualita.co –  Kota London akhirnya untuk pertama kalinya memiliki wali kota beragama Islam pada Sabtu, (7/5). Orang tersebut adalah Sadiq Khan yang merupakan politisi dari Partai Buruh. Sadiq berhasil meraih 57% suara dan mengalahkan lawannya dari Partai Konservatif  Zac Goldsmith, dalam pemilihan umum putaran kedua.

sadiq khan

Dalam kampanyenya Khan banyak menyoroti soal isu-isu yang banyak dikeluhkan oleh kalangan menengah ke bawah di London. Isu-isu tersebut seperti perumahan, transportasi, lingkungan, kriminalitas dan juga ekonomi.

Ini menjadi catatan unik tersendiri yang diukir oleh Sadiq Khan setelah sebelumnya pada tahun 2008 lalu ia menjadi muslim pertama yang menjadi Menteri di Inggris dalam kabinet yang dipimpin perdana menteri Gordon Brown. Oleh organisasi Britain’s Muslim kemudian menganugerahkannya penghargaan Politician of the Year Award dalam ajang British Muslim Awards pada Februari 2016 lalu.

Ia lahir dari orang tua yang sederhana. Ayahnya merupakan keturunan India yang bermigrasi ke Pakistan lalu berpindah lagi ke London. Khan sendiri lahir di George Hospital di Tooting, London, 8 Oktober 1970.

Ayahnya, Amanullah, bekerja sebagai sopir bus selama dua tahun. Sementara ibunya, Sehrun, bekerja sebagai penjahit untuk menghidupi Khan serta tujuh orang saudaranya. Karena itu, Sadiq Khan tinggal di apartemen padat di Tooting.

Seperti diketahui, Kota London hanya memiliki populasi warga beragam Islam sebanyak 12%. Karena itu dalam kampanyenya Khan menggunakan motto Together We Khan yang merupakan plesetan dari Yes We Can milik Barrac Obama.  Lawan Khan,  Zac Goldsmith dalam setiap kampanyenya selalu menggunakan isu-isu yang menghubungkan Khan dengan ekstrimisme.

Sadiq Khan sendiri berlatar belakang pendidikan hukum. Ia mendapatkan gelar sarjana hukumnya dari University of North London. Pada 1994 kemudian ia menjadi pengacara di firma hukum Christian Fisher.

Khan dikenal kerap membela korban kasus pelanggaran HAM serta diskriminasi rasial. Karena itu tidak heran, jika Khan sering membela pernikahan sejenis. Ia bahkan memberikan persetujuan terhadap undang-undang pernikahan sesama jenis pada tahun 2013 lalu.

Akibat dari perbuatannya tersebut, Khan mengaku sempat mendapat ancaman pembunuhan. Koran lokal juga memberitakan jika imam masjid di Kota Bradford, Inggris, sempat memberikan fatwa agar Khan menyatakan diri telah keluar dari agama Islam.

Tak hanya itu, Khan pada awalnya sempat menyatakan persetujuannya untuk memboikot perusahaan Israel Sodasteam kemudian meralat ucapannya dan menganggap bahwa boikot yang diberikan terhadap Israel tidak akan menyelesaikan masalah dan menciptakan perdamaian, namun justru hanya akan menyusahkan para buruh yang bekerja di perusahaan Sodastream International.

Kini, dengan terpilihnya Sadiq Khan banyak yang berharap jika Islamophia di negara Barat bisa semakin berkurang.

Like it? Share it!

Leave A Response