Profil Rian Sukmawan : Dedikasi Hingga Akhir Di Bulungtangkis

Sunday, Feb 28, 2016 | 2609 views

Aktualita.co – Dunia bulutangkis Indonesia berduka. Salah satu atlet terbaiknya, Rian Sukmawan yang merupakan spesialis di nomor ganda ketika bersama beberapa rekannya bertolak ke Semarang pada Sabtu, (27/2) untuk menjalani laga eksibisi.

profil rian sukmawan

Rian Sukmawan saat tampil nyentrik dengan Rendra Wijaya dengan sepatu yang saling bertukar (foto: PB Djarum)

Seperti keterangan Rendra Wijaya seperti dikutip dari PBDjarum.org, Rian mengeluh kelelahan usai bertanding.  “Habis main keluar (dari hall) bilang capek, tiba-tiba ada yang kasih kabar kalau Rian tidak bisa dibangunkan. Dibawa ke rumah sakit, Rian sudah ngga ada,” cerita Rendra.

Sebelumnya Rian sempat dilarikan ke  Rumah Sakit Telogorejo, Semarang. Rencananya Rian akan dimakamkan di kota kelahirannya–Semarang. Rian telah menunjukkan dedikasinya pada olahraga yang kerap melahirkan prestasi membanggakan buat Indonesia–bulutangkis.

Tak heran jika banyak pebulutangkis yang merasa berduka. Salah satunya adalah Tantowi Ahmad yang mengungkapkan dukanya melalui instagram. “RIP mas Rian Sukmawan, semoga amal ibadahmu diteirma disisi Allah SWT dan terima kasih untuk wejangan-wejangannya,” tulis Ahmad Tantowi.

Bahkan pebulutangkis dunia asal Denmark, Jan O Jorgensen juga ikut menyampaikan ucapan duka. “So Sad to hear about the passing of Rian Sukmawan-RIP,” tulis Jon O Jorgensen.

Profil Rian Sukmawan

Rian Sukmawan dalam catatan data Badminton World Federation (BWF) bermain sebanyak 211 kali di ganda putra (131 menang) dan 6 kali bermain di ganda campuran (4 kali menang).

Bersama Yonathan Suryatama Dasuki, Rian tergabung di pelatnas dan turun di berbagai turnamen internasional pada kurun tahun 2006 hingga 2011. Ranking terbaiknya adalah ranking 60 dunia pada tahun 2011.

Setelah tak lagi di Pelatnas, bersama dengan Rendra seringkali turun di arena turnamen internasional dan nasional seperti Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas). Bahkan duetnya dengan Rendra kerap menjadi hiburan tersendiri bagi pencinta bulutangkis karena aksi “unik” mereka di lapangan yang kerap beradu argumen.

Salah satu aksi unik mereka ketika tampil diajang BCA Indonesia Open Super Series Premier 2014. Saat itu walaupun Rian/Rendra gagal ke perempat final setelah dikalahkan seniornya Gideon Markus/Markis Kido dengan skor 11-21 21-18 21-14 tetapi mereka menjadi pusat pemberitaan.

Pasalnya, saat tampil mereka menggunakan sepatu belang, dengan warna yang berbeda antara sepatu kiri dan kanan. “Kami memang sengaja, sepatu pemberian sponsor banyak. Jadi kalau dipakai sebelah-sebalah semuanya bisa terpakai,” ujar Rian kala itu seperti dikutip dari PbDjarum.org.

Rian sendiri tidak lagi aktif di kancah internasional sejak 2014 dan mulai merintis bisnisnya. Ia juga tercatat pernah menjadi pelatih PB Djarum.

Biodata Rian Sukmawan

Tempat Tanggal Lahir : Semarang, 21 November 1985 silam.

Prestasi

– Juara Pertamina Open 2012 (Ganda Dewasa Putra)
– Juara BNI Astec Open VIII 2012 (Ganda Putra)
– Juara Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Jawa Tengah Open 2012
– Runner up Men’s Double 4th Badminton Championships 2012
– Juara Djarum Sirnas Jawa Barat 2012
– Juara Walikota Surabaya Cup 2012 (Ganda Putra)
– Semifinalis Djarum Sirnas Makassar 2012 (Ganda)
– Juara Djarum Sirnas Jambi 2012 (Ganda Putra)
– Runner Up Djarum Sirnas Kalimantan 2012 (Ganda Putra)
– Runner Up Pertamina Open V 2011 (GandaPutra)
– Juara Djarum Sirnas Makassar 2011 (Ganda Putra)
– Juara Djarum Sirnas Pangkal Pinang 2011
– Juara Indonesia International Challenge 2011 (Ganda Putra)
– Juara Russian White Nights Challenge 2011 (Ganda Putra)
– Juara I Djarum Sirnas Bandung 2011 (Ganda Putra)
– Juara I Djarum Sirnas Jakarta 2011
– Juara I Piala Walikota Surabaya 2011(Ganda Putra)
– Juara I Sirnas Bengkulu 2011 (Ganda Putra)
– Runner Up Sirnas Palangkaraya 2011 (Ganda Putra)
– Perempat Finalis Sirnas Palangkaraya 2011 (Ganda Campuran)
– Juara III Djarum Superliga Badminton Indonesia 2011 (Beregu Putra)
– Juara I Pertamina Open IV 2010 (Ganda Putra)
– Juara I Kejurnas Antar Klub 2010 (Beregu Campuran)
– Juara II Indonesia Open Grand Prix Gold 2010
– Juara II Kejurnas 2009
– Juara II Yonex Open Japan Super Series 2009
– Perempatfinalis Philippine Open Grand Prix Gold 2009
– Semifinalis Japan Super Series 2008
– Perempatfinalis Thailand Open 2008
– Perdelapanfinalis Yonex German Open 2008
– Juara 1 Dutch Open Grand Prix 2007
– Juara 1 Sirkuit Nasional JPGG Surabaya 2007
– Juara II Italian International Challenge 2007
– SemiFinalis Russian Open Gold Grand Prix 2007
– Semifinalis Swiss Super Series 2007
– Juara I Dutch Open 2006
– Juara I New Zealand 2006

Like it? Share it!

Leave A Response