Profil dan Biodata Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian SH

Aktualita.co – Nama bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian disebut-sebut sebagai pejabat di Sumatera Selatan yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu, 4 September 2016.

yan anton ferdian

“Iya memang benar tadi ada rombongan petugas yang memakai seragam kuning dikawal anggota polisi membawa Bupati Banyuasin. Diduga merupakan KPK dan anggota Polda Sumsel,” kata sumber internal Pemkab Banyuasin seperti dikutip Tribunnews.

Yan Anton Ferdian menjadi bupati Banyuasin sejak 9 September 2013 dan akan berakhir pada tahun 2018 mendatang.

Seperti diketahui, Banyuasin merupakan kabupaten pemekaran dari Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada tahun 2002 yang lalu. Gubernur Sumatera Selatan saat itu, Rosihan Arsyad, menunjuk Amiruddin Inoed sebagai pelaksana tugas bupati. Jabatan Amiruddin berlanjut hingga 12 tahun berikutnya setelah ia terpilih oleh DPRD setempat dan pemilihan langsung. Saat ini jabatan tersebut turun pada putra sulungnya, Yan Anton Ferdian.

Proses pelantikan Yan Anton Ferdian sendiri bukan tanpa halangan. Pada pemilihan bupati tahun 2013 lalu, KPU Banyuasin sempat mendiskualifikasi pasangan Yan Anton Ferdian dan Suman Asra Supriono sebagai akibat adanya dugaan kecurangan. Beberapa hari kemudian, KPUD Sumatera Selatan menganulir putusan itu karena diskualifikasi diputuskan di bawah tekanan lima kandidat yang kalah.

Sebelum ditangkap KPK, pada Maret 2016, nama Yan Anton Ferdian menjadi salah satu dari 62 mantan anggota DPRD Sumatera Selatan yang diperiksa terkait dana aspirasi bansos tahun 2013.

Biodata Singkat Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian

Yan Anton Ferdian lahir di Bandar Lampung pada tanggal 2 Januari 1984. Latar belakang pendidikannya dari SDN 2 Rawa Laut Bandar Lampung (1990 – 1996), SMPN 1 Palembang (1996 – 1999), SMAN 3 Palembang (1999 – 2002), dan Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya (2002 – 2007).

Ia menjabat seabgai Bupati Banyuasin setelah berhasil memenangkan pilkada berpasangan dengan SA Supriono. Ia yang mendapatkan nomor urut 1 saat itu didukung oleh partai Golkar, Demokrat, PKS dan beberapa partai pendukung lainnya.

Sebelum menjabat sebagai salah satu bupati termuda dan memimpin di Bumi Sedulang Setudung, ia menjabat sebagai Anggota DPR-D Provinsi Sumatera Selatan periode 2009 – 2013.

Bupati yang memimpin daerah beribukota Pangkalan Balai ini, memulai karir organisasi dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), pada tahun 2007. Di partai politik, ia pernah menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Banyuasin.

Sebenarnya, nama Yan Anton Ferdian juga digadang-gadang sebagai sosok yang bisa bertarung di pilkada Gubernur Sumatera Selatan 2018 mendatang.

Like it? Share it!

Leave A Response