Profil Bupati Ogan Ilir Noviadi Yang Ditangkap BNN Karena Penggunaan Narkoba

Sunday, Mar 13, 2016 | 59895 views

Aktualita.co – Belum genap dua bulan dilantik menjadi Bupati Ogan Ilir, Ahmad Wazir (AW) Noviadi digelandang Badan Narkotika Nasional atas dugaan penggunaan narkotika jenis sabu-sabu. Proses penangkapan dipimpin langsung AKBP Wanto dari BNN Pusat pada Minggu, (13/3) pukul 21.30 WIB.

BUPATI OI AW Noviadi

Noviandi sendiri telah diintai BNN sejak tiga bulan lalu. Menurut informasi yang beredar, penggerebekan tersebut diawali dengan tertangkapnya, dua pengedar narkoba di kawasan Inderalaya. Dari keduanya kemudian dilakukan pengembangan ke Palembang yang menjadi kediaman Mawardi–ayah dari Nofiadi.

Proses penangkapan di rumah pribadi Bupati Ogan Ilir di Jl Musyawarah, RT 26, Kelurahan Karang Jaya, Gandus sempat berjalan alot. Petugas BNN sempat dihalangi untuk masuk tetapi setelah beberapa lama, akhirnya petugas bisa masuk dan mengamankan Noviadi ke kantor BNN Sumatera Selatan di Jakabaring.

Profil Ahmad Wazir Noviadi

Seperti diketahui Ahmad Wazir Noviadi SPsi merupakan putra dari Bupati Ogan Ilir sebelumnya, Ir. H. Mawardi Yahya. Noviadi juga keponakan dari H Ridho Yahya Wali kota Prabumulih yang juga merupakan politisi Golkar.

Noviadi sendiri adalah bupati yang masih cukup muda karena baru berusia 27 tahun (lahir pada 22 November 1988) dan sebelumnya menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) OI periode 2014-2019 dari Partai Golkar.

AW Noviadi terpilih sebagai anggota DPRD Oi dari Dapil V melingkupi Kecamatan Lubuk Keliat, Rambang Kuang dan Muara Kuang. AW Noviadi mendapat suara terbanyak di Partai Golkar Dapil V. Adapun wakilnya Ilyas Panji Alam adalah Sekertaris jendral (Sekjend) DPD PDI Perjuangan Sumsel.

Saat pemilu Desember 2015 lalu, pasangan Noviadi-Panji didukung PDI-P dan Golkar serta Hanura, PPP dan juga PKS. Pasangan ini sukses mengalahkan pasangan selebriti Helmi Yahya yang berpasangan dengan Mushendi Fazareki yang didukung partai Nasdem dan Demokrat.

Dalam pilkada tersebut pasangan Helmi Yahya-Mushendi hanya meraih 94.144 suara, sementara Noviadi-Panji Alam memperoleh 107.578 suara. Helmi Yahya sempat mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi tetapi gugatannya tidak dikabulkan sehingga Noviadi-Panji Alam secara resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir periode 2016-2021 pada 17 Februari lalu.

Dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara, Bupati AW Noviadi disebutkan memiliki kekayaan senilai 20.319.445.000. Sebagian besar kekayaannya berasal dari harga bergerak yaitu mobil Marcedes Benz sebanyak 10 dan juga Jeep Wrangler, Range Rover dan CR-V dengan nilai total 11.148.000.000.

Baca Juga :  Mendagri Tunjuk Pandji Ilyas Sebagai Bupati Ogan Ilir

Like it? Share it!

21 Comments so far. Feel free to join this conversation.

  1. artha March 14, 2016 at 2:09 am - Reply

    subhanallah sunggu bupati yang tidak amana

  2. pati mulya March 14, 2016 at 3:01 am - Reply

    ” Yang BATHIL Tidak Akan ABADI ” RENUNGKANLAH “

  3. yono March 14, 2016 at 3:05 am - Reply

    yg kayak gini kok di pilih takyat…bodoh…bodoh

  4. Asrul March 14, 2016 at 4:55 am - Reply

    BNN jangan beri ampun. Mendagri copot cepat jabatannya.

  5. dien March 14, 2016 at 8:33 am - Reply

    subhnallah kelakuan bupati oi, jgn2
    narkoba merajalela di ogan ilir, sengaja di dalangi oleh bupati AWN

  6. ilhamullahikhsan March 14, 2016 at 1:31 pm - Reply

    hukum seberat2 nya,,itu hrs menjadi contoh apabila pejabat berbuat..inilah contoh orang kufur nikmat akhirnya kena azab

  7. bwbw March 14, 2016 at 4:02 pm - Reply

    Klu orng biasa dihukum seumur hidup ,,gmn klu dgn bupati mau dihukum gmn krn dia seorng peminpin

  8. Jul March 14, 2016 at 4:32 pm - Reply

    Klo tdk mrngundurkan diri sukarela,, sungguh keterlaluan.

  9. Percetakan March 14, 2016 at 5:12 pm - Reply

    Lengkap sudah “korban” dari narkoba

  10. BenyWahyou March 14, 2016 at 6:25 pm - Reply

    Sedih punya bos kayak gini…dilantik jadi bupati pakai nyabu…pidato pakai nyabu .ketahuan BBN loe.. kasian rakyat OI salah pilih….BRAVOO BNN !!!

  11. Anti Narkoba March 14, 2016 at 8:19 pm - Reply

    Satu Kata Buat Bupati Idiot : Go To Hell

  12. el madrigal March 15, 2016 at 6:39 am - Reply

    Weleh Weleh begini ni kalo modalnya cuma nerusin bapak moyangnya…sekarang jadi pesakitan….maju terus BNN

  13. sukma March 15, 2016 at 7:20 am - Reply

    tanggug jawab dong partai pengusungnya…
    itu kader terbaik anda ??.

  14. sukma March 15, 2016 at 7:29 am - Reply

    halloooo partai PKS dan PPP katanya Partai ISLAMi orang begini kok didukung jd Bupati…..ampundahhhh…..dari mana mo jd partai amanah…..tangung jawab juga tuh….

  15. sukma March 15, 2016 at 7:32 am - Reply

    PARTAI BOBROK
    halloooo partai PKS dan PPP katanya Partai ISLAMi orang begini kok didukung jd Bupati…..ampundahhhh…..dari mana mo jd partai amanah…..tangung jawab juga tuh….

  16. darmo March 15, 2016 at 8:49 am - Reply

    Kasian…uang sdh habis utk pilkada, blm sempet balik modal sdh keburu ke tangkep..

  17. fadli March 15, 2016 at 1:24 pm - Reply

    Hedauuu bupati oi , kog bisa ya, ternyata kmrin aq salah pilih

  18. ABANG BENt0r March 17, 2016 at 3:23 am - Reply

    ¤sEsuMBAr MAwArDI¤
    sEBELuM Aw NOpIADI MENJABAt JD BupAtI
    ________________________
    pEsAN MAwArDI KpD ANAK Aw NOpIADI , BIAr HArtAKu HABIs yG pEtING ANAKKu JD BupAtI.
    (((sEKALIpuN tIDur ALAs tANAH)))
    ***
    @ BNN = tOLONG buktikan KAtA2 MAwArDI INGIN tIDur ALAs tANAH

  19. olif-69 March 22, 2016 at 12:39 pm - Reply

    Hancur dahhh,,,,,
    ogan ilir,gara2 bupati pake nyabu segala,, suksek trus buat BNN, & buat KPK tolong di priksa kekayaan mantan bupati mawardi yahya bpk dari AWN, kekayaan tidak wajas,hasil koropsi

  20. pemerhatiAJA March 26, 2016 at 1:33 am - Reply

    Hukum nya dirubah.ksih sample yg bagus.gantung gpp

    Live seluruh stasiun tipi.biar kapok.bravo BNN

  21. cs awn April 1, 2016 at 5:16 am - Reply

    Sahabatku opi..sory bro kito idak biso lg bersamo..jgn sebut2 namo aq ye

Leave A Response