Petisi Kepada Menkeu Untuk Cabut Penghargaan Rokok Diserahkan

Aktualita.co – Sebuah petisi di laman Change.org yang mendesak Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro untuk mencabut penghargaan atas cukai rokok diserahkan secara langsung hari ini. Petisi yang dibuat oleh kelompok masyarakat sipil yang menamakan diri Koalisi Rakyat Bersatu Menolak Kebohongan Industri Rokok (KRB MKIR) tersebut sudah didukung oleh hampir 20 ribu tandatangan warga. Petisi tersebut bisa diakses melalui www.change.org/cabutPenghargaan.

Mereka mendesak dicabutnya penghargaan yang diberikan Menkeu kepada empat industri rokok pada Hari Kepabean Internasional ke 64 di Jakarta beberapa waktu lalu. Seperti diketahui pada Hari Kepabeanan Ke-64 pada 26 Januari 2016 lalu, Bea Cukai memberikan penghargaan kepada perusahaan rokok Indonesia yang menyumbang penerimaan cukai terbesar di 2015, yaitu PT HM Sampoerna tbk, PT Gudang Garam tbk, PT Djarum tbk, dan PT Pdi Tresno.

cabut penghargaan industri rokok

Penyerahan petisi dari Dr. Kartono Mohamad ketua KRB-MKIR dan Firman Prawirakusuma (Smoke Free Agent) kepada Menteri Bambang Brodjonegoro.

Dr.Kartono Mohamad, Ketua KRB MKIR mengatakan bahwa pemberian penghargaan atas cukai akan memicu meningkatnya produksi dan semangat penjualan rokok, benda adiktif, dan ini bertentangan dengan semangat membangun Indonesia sebagai bangsa yang sehat.

Cukai di Indonesia hanya dikenakan pada sejumlah produk seperti; rokok dan minuman beralkohol. Menurut Kartono, dikenakannya cukai, karena konsumsi produk tersebut merugikan pengguna dan lingkungannya sehingga harus dibatasi. Saat ini, menurut Kartono, penerimaan cukai rokok dipacu setinggi-tingginya melalui penjualan batang rokok sebanyak-banyaknya

“Mengandalkan cukai rokok sebagai penerimaan dan pembangunan negara menunjukkan Indonesia darurat untuk mengkapasitasi kemampuan pemerintah dalam menggali potensi lain penerimaan Negara,” tambah Hery Chariansyah, Sekjen Koalisi Rakyat  Bersatu (KRB). Menurut Hery, disamping puluhan ribu suara dukungan pada petisi online Change.org, ada ratusan pernyataan tertulis publik secara offline mengecam pemberian penghargaan pada industri rokok tersebut.

“Saya menerima petisi ini. Saya mengusulkan kepada kelompok anti rokok supaya mengajukan usulan perubahan UU Cukai kepada Mahkamah Konstitusi. Mengenai penghargaan kepada industri rokok, sebenarnya bukan karena sumbangan cukai, tetapi karena kepatuhan industri rokok dalam hal pembayaran cukai,” ungkap Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro saat menerima petisi tersebut.

Sebelum penyerahan petisi kepada Menkeu, koalisi mengadakan acara konferensi pers yang dihadiri oleh narasumber antara lain Tulus Abadi (Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia), Abdillah Ahsan (Lembaga Demografi UI), Hery Chariansyah (Direktur RAYA Indonesia) dan Dr.Kartono Mohamad (Ketua TCSC/Ketua KRB-MKIR). (PR/Aktualita)

Like it? Share it!

Leave A Response