Peringati Hari Perempuan Internasional, ‘Aisyiyah Pangkep Lakukan Pemberdayaan Ibu-Ibu

Tuesday, Mar 8, 2016 | 715 views

Aktualita.co- Hari Perempuan Sedunia atau International Women’s Day yang jatuh tepat pada tanggal 8 Maret dimaknai sebagai hari bersejarah bagi perjuangan perempuan di seluruh dunia dalam mencari keadilan dengan prinsip kesetaraan gender untuk dilibatkan dalam ranah publik termasuk terus mendorong kesempatan yang sama dalam hal kesempatan kerja dan mencegah diskriminasi di kalangan perempuan.

Aisyiyah Pangkep

Ormas Islam Aisyiyah di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan yang aktif melakukan pemberdayaan perempuan juga menggunakan momentum peringatan Hari Perempuan Internasional untuk semakin memantapkan aksi pemberdayaan mereka.

Koordinator Program MAMPU ‘Aisyiyah Pangkep yang ditemui dalam kegiatannya menyatakan bahwa memaknai International Women’s Day, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Pangkep melaksanakan berbagai kegiatan di tingkat komunitas berupa pelatihan penguatan kompetensi SDM Perempuan di 2 kelompok perempuan Balai Sakinah ‘Aisyiyah (BSA) di Kelurahan Pabundukang dan Desa Bulu Cindea.

Di Kelurahan Pabundukang ‘Aisyiyah Pangkep melatih kelompok perempuan BSA di Kampung Camba Towa dengan Training Public Speaking dan menggelar nonton bareng film yang menginspirasi perjuangan perempuan. Sedangkan di kampung Padang-Padangeng ‘Aisyiyah Pangkep melatih kelompok perempuan menulis cerita perubahan yang menjadi pengalaman mereka selama tergabung dalam komunitas binaan MAMPU ‘Aisyiyah serta menulis harapan kelompok perempuan di kampung pesisir tersebut yang jauh dari kemudahan akses pelayanan dasar, Selasa (8/3).

Ibu Halwiah (45), misalnya salah satu peserta yang ditemui di Kampung Camba Towa mengaku senang mengikuti pelatihan publik speaking yang dilaksanakan oleh Aisyiyah karena diajari untuk berani berbicara di depan umum meskipun sehari-hari hanya sebagai Ibu Rumah Tangga yang lebih banyak mengurus suami dan anak. Meski awalnya malu-malu Ibu Halwiah akhirnya nampak Percaya Diri bercerita di depan rekan-rekannya dengan petunjuk dari fasilitator.

“Saya senang ada Balai Sakinah ‘Aisyiyah di Kampungku Camba Towa, apalagi hari ini, katanya hari perempuan sedunia, hari istimewa, kami diajari bagaimana bicara didepan umum meskipun hanya di hadapan ibu-ibu sekampung,” tuturnya.

“Saya awalnya malu-malu, karena tidak terbiasa, tapi Alhamdulillah ketika dipandu dan diajarkan bahwa berbicara itu penting untuk menyampaikan aspirasi ke pemerintah, saya mau belajar, supaya bisa bicara langsung dengan pak lurahku nanti,” kisah Halwiah.

Selain di Kampung Camba Towa, kegiatan pelatihan dengan tema berbeda juga dilaksanakan di salah satu Kampung pesisir Padang-padangeng desa Bulu Cindea dengan melatih kelompok perempuan untuk menulis pengalaman melalui cerita perubahan yang dirasakan selama mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Pangkep sejak tahun 2014 yang lalu.

Organisasi Perempuan ‘Aisyiyah merupakan salah satu ormas Islam Perempuan yang paling aktif melakukan pencerahan dakwah sebagai bagian dari program pemberdayaan perempuan hingga tingkat Desa/kelurahan yang jauh dari segi akses pelayanan dasar melalui salah satu Program yakni MAMPU (Maju Perempuan Indonesia untuk Penanggulangan Kemiskinan).

Program ini sebagai upaya mempersiapkan kompetensi perempuan menghadapi tantangan MEA di kabupaten Pangkajene dan Kepulauan dan memajukan perempuan diberbagai bidang dengan membangun sinergitas dengan pelbagai pihak. Program MAMPU ‘Aisyiyah sendiri mendapat respon positif dari Pemerintah Daerah yang telah turut membantu program pemerintah dari segi penguatan SDM dan penanggulangan kemiskinan.

Like it? Share it!

Leave A Response