Penghargaan Habibie Award Perhatikan Standar Profesionalisme dan Integritas

Posted on

Aktualita.co – Terkait dengan pemberitaan Ajip Rosyidi yang mengembalikan penghargaan Habibie Award yang diterimanya disikapi oleh Yayasan SDM Iptek merupakan hak sepenuhnya dari yang bersangkutan.

“Yayasan menghargai hak tersebut, sepanjang yang bersangkutan bertindak secara sukarela dengan tanpa tekanan, sebagaimana saat Yayasan menanyakan kesediaan dari yang bersangkutan untuk menerima Habibie Award. Apapun alasan yang bersangkutan mengembalikan Award adalah pendapat yang bersangkutan sepenuhnya,” tulis keterangan Yayasan SDM Iptek yang diterima Aktualita pada Senin (30/5).

Selain itu pula, dalam tanggapannya Yayasan Sumber Daya Manusia dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi  (Yayasan SDM Iptek) mengungkapkan bahwa penghargaan diberikan dengan memperhatikan standar-standar profesionalisme, landasan  integritas serta etika keilmuan.

Yayasan Sumber Daya Manusia dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Yayasan SDM Iptek) yang didirikan pada tanggal 12 Mei 1997 oleh Prof. DR.-Ing. DR. Sc. h. c. Bacharuddin Jusuf Habibie dan keluarga, bertujuan mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, memiliki kualitas iman dan takwa yang tinggi, sekaligus mampu menguasai, mengembangkan dan mengendalikan ilmu pengetahuan dan teknologi secara mandiri untuk kejayaan bangsa dan rakyat Indonesia.

Program Utama  Yayasan SDM Iptek adalah penganugerahan Habibie Award, yang telah berlangsung sejak tahun 1999,  dan terbagi dalam 5 bidang keilmuan, ialah: (1) Bidang Ilmu Dasar; (2) Bidang Ilmu Kedokteran dan Bioteknologi; (3) Bidang Ilmu Rekayasa; (4) Bidang Ilmu Sosial, Ekonomi, Politik, dan Hukum; serta (5) Bidang Ilmu Filsafat, Agama dan Kebudayaan. Hingga kini telah diberikan Habibie Award kepada 50 orang pemenang

Para calon penerima Habibie Award diusulkan oleh Institusi atau Universitas, dimana para calon bekerja atau oleh Perorangan. Universitas dan Institusi mencalonkan ilmuwan terpilih, dan tertinggi dalam bidangnya, dengan memperhatikan segi administratif, dan telah memenuhi standar-standar keilmuan yang tinggi. Di Yayasan SDM Iptek, selanjutnya Dewan Juri menilai para nomine melalui sebuah proses seleksi.

Diantara 21 Dewan Juri yang terlibat dalam Habibie Award 2015 diantaranya  Prof. Dr. Terry Mart (Bidang Ilmu Dasar), Prof. Dr. Sangkot Marzuki (Bidang Ilmu Kedokteran), Prof. Dr. Djoko Hartanto, MSc. (Bidang Ilmu Rekayasa), Prof. Dr. Sofian Effendi, MPIA. (Bidang Ilmu Sosial), dan Prof. Dr. Taufik Abdullah (Bidang Ilmu Kebudayaan).

Sebelum penghargaan Habibie Award diserahkan kepada pemenang, Yayasan SDM Iptek terlebih dahulu mengirimkan surat kepada pemenang untuk menanyakan kesediaan menerima Habibie Award kepada yang bersangkutan. Setelah pemenang bersedia menerima Penghargaan Habibie Award, yang merupakan pernyataan secara sukarela dari pemenang, maka Yayasan menyampaikan hadiah berupa (1) Uang sebesar US$ 25 ribu; (2) Medali Habibie Award; dan (3) Sertifikat Habibie Award. Penyerahan hadiah tersebut biasanya dilaksanakan setiap tahun bersamaan dengan penyelenggaraan Peringatan HUT The Habibie Center, dalam satu tema acara: “Penganugerahan Habibie Award”. (PR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *