Foto: depnakertrans

Pemerintah Upayakan Pengembangan Spirit Kewirausahaan Kaum Muda

Posted on
Foto: depnakertrans
Foto: depnakertrans

Aktualita.co – Pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi melakukan berbagai program pelatihan untuk mengatasi pengangguran terutama pengangguran muda dan terdidik di Indonesia.

Salah satu kegiatan yang dikembangkan adalah  Gerakan Penanggulangan Pengangguran Nasional yang pada tahun 2014 bertempat di Lawang Sewu, Semarang, Jawa Tengah yang digelar 13-15 September 2014.

“Saya optimis, bahwa dengan modal dasar potensi sumber daya alam dan SDM yang berlimpah, kita akan mampu melahirkan bibit-bibit wirausaha muda yang unggul dan berdaya saing diberbagai bidang usaha,” kata Muhaimin  di dampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Dirjen Binapenta Kemnakertrans Reyna Usman dan Ketua Umum Fatayat NU Ida Fauziyah.

Berdasarkan  data BPS Februari 2014 serta merujuk pada batasan usia pemuda berdasarkan UU No. 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, di Indonesia saat ini ada sekitar 63,8 juta pemuda pada rentang usia 16 s.d 30 tahun. BPS juga mencatat bahwa tingkat pengangguran terbuka mengalami penurunan sebanyak 263 ribu orang dari 7,41 juta orang pada Agustus 2013 menjadi 7,15 juta orang pada Februari 2014.

Penurunan ini sayangnya juga melahirkan fakta baru yaitu masih tingginya jumlah pengangguran terdidik, ancaman meningkatnya pengangguran ditingkat global serta kesiapan dalam menghadapi era perdagangan bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

“ Ini merupakan jumlah yang besar dan pengaruhnya sangat signifikan terhadap kehidupan bangsa. Tinggal menyiapkan keterampilan dan kompetensi kerja kaum  muda dan terdidik ini agar muncul wirausaha-wirausaha muda Indonesia yang inovatif, produktif dan kompetitif ,” kata Muhaimin.

Pemerintah sendiri sejak tahun 2014 telah menargetkan akan meningkatkan jumlah wirausahawan dari 1,56 persen menjadi 2 persen dari populasi penduduk untuk pemenuhan prasyarat minimal suksesnya pembangunan ekonomi menuju negara kesejahteraan.

Indonesia pun telah ditunjuk PBB menjadi salah satu negara percontohan dalam hal penyiapan lapangan pekerjaan yang layak dan produktif bagi kaum muda. Hal ini kemudian ditindaklanjuti dengan pembentukan Jejaring Lapangan Kerja Bagi Kaum Muda Indonesia (Indonesian Youth Employment Network) yang melibatkan koordinasi lintas kementerian terkait dan lembaga non pemerintah.

“ Komitmen pemerintah  terhadap penciptaan lapangan kerja bagi kaum muda ini telah tertuang dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) dengan mengupayakan penciptaan lapangan kerja (job creation), baik sektor ketenagakerjaan formal maupun informal, “ kata Muhaimin.

Sejalan dengan hal tersebut, Kemnakertrans telah berkomitmen mendukung kebijakan penciptaan wirausaha muda melalui serangkaian kegiatan, berupapelatihan, bantuan permodalan, bimbingan produksi, fasilitasi pemasaran dan pengembangan inkubasi bisnis. Selama ini beberapa jenis pelatihan kerja diminati antara lain pelatihan keterampilan kejuruan otomotif, las, bangunan kayu dan batu, elektonik, komputer, teknologi informasi, menjahit, kerajinan tangan, pertanian dan perkebunan serta lainnya.

Kebijakan ini dipadukan dengan pelaksanaan program-program perluasan kesempatan kerja, seperti : Pengembangan Padat Karya Produktif; Terapan Tekonologi Tepat Guna;Pendayagunaan Tenaga Kerja Mandiri dan Sektor Informal;Bantuan Usaha Perluasan Kesempatan Kerja bagi Pemuda, TKI Purna danTransmigran; Pelatihan Produktivitas Kewirausahaan dan Inkubasi Bisnis pada Balai-Balai Besar Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian. Muhaimin mengingatkan upaya pengentasan pengangguran melalui penciptaan wirausaha muda merupakan tanggung jawab semua.

Oleh karena itu, kata Muhaimin implementasi kebijakan ini harus dilaksanakan secara bersinergi dengan melibatkan stake holder terkait, seperti : Pemerintah Pusat dan Daerah, pelaku usaha, serta kelompok masyarakat lainnya sehingga dapat memberikan hasil yang optimal bagi perekonomian masyarakat. (*sumber: infopublik depkominfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *