Pembelian Properti Mulai Didominasi Anak Muda

Posted on

rumah

Aktualita.co – Anak-anak muda berusia dibawah 25 tahun sudah mulai mencari informasi properti, dan mereka yang berusia 25-35 tahun adalah golongan rentang usia yang bersemangat membeli rumah pertama (first time home buyer). Data tersebut diungkapkan dalam konferensi pers bertajuk, “Indonesia Propery Market Sentiment Survey” di SCBD, Jakarta Pusat, Kamis (11/9)/2014.

Data ini didapatkan melalui survey online Rumah123.com yang berlangsung sejak Juni 2014 – Agustus 2014. Survey tersebut melibatkan 2.590 koresponden yang menjawab 65 pertanyaan. Dari pertanyaan tersebut diketahui, bahwa peminat properti terdiri atas 31 persen wanita dan 69 persen pria. Dari segi status, presentasenya lebih banyak terdapat pada koresponden yang telah menikah, yakni 72 persen dibandingkan dengan koresponden lajang, yakni sebesar 26 persen.

Para koresponden tersebut juga berdomisili paling banyak di DKI Jakarta, yaitu 37 persen, diikuti setelah itu oleh Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, dan Jawa Tengah. Sedangkan dari segi profesi, jenisnya bermacam-macam, antara lain pegawai administratif, wiraswasta, managerial, PNS, profesional, sales, dan homemaker. Selain itu, pada survei tersebut juga menunjukkan sebanyak 95 persen responden tidak memiliki properti di luar negeri, sedangkan 3 persen memiliki properti yang tersebar di Singapore, Australia, dan Malaysia.

Aditya Jamaluddin,  Head of Marketing Rumah123.com mengungkapkan bahwa salah satu kesimpulan penting dari survey ini adalah ada celah baru bagi pengembang untuk menyediakan rumah murah bagi masyarakat Indonesia, khususnya yang berada di Jabodetabek.

“Karena target pasarnya pasarnya cukup menjanjikan. Survei tersebut menunjukkan, ada 52% responden tertarik akan properti baru dan 37%-nya mengatakan mungkin tertarik,” kata Aditya.

Peningkatan minat pada bidang properti itu, tambah Aditya, didasari atas beberapa alasan, antara lain responden ingin memiliki rumah sendiri, investasi jangka panjang dan upgrade rumah. Dalam arti, mereka membangun kembali rumahnya dan ingin memiliki rumah yang dekat dengan sanak saudara, serta teman.

Adapun faktor yang membuat responden memutuskan membeli properti terbagi menjadi 5 besar, yaitu pertimbangan lokasi, harga, ukuran, fasilitas, dan keamanan. Kelima faktor pertimbangan ini, menurut Aditya, tidak terlalu berbeda dengan hasil survei sebelumnya pada semester pertama 2014.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *