Nasyiatul ‘Aisyiyah Pangkep Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Remaja di Sekolah

Sunday, Jun 12, 2016 | 531 views

Aktualita.co – Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah Pangkep melaksanakan kegiatan sosialisasi serta penyuluhan pentingnya Kesehatan Reproduksi Remaja di SMAN 1 Pangkajene dan beberapa sekolah SMU lainnya sebagai rangkaian program kerja Nasyiatul ‘Aisyiyah selama Bulan Ramadan di Mesjid-mesjid sekolah, Jum’at, (10/06).

aisyiyah

“Kegiatan ini akan dilaksanakan di beberapa sekolah yang kami ajak kerjasama seperti SMANSA, SMADA, SMKN 1 Pangkajene dan beberapa sekolah menengah lainnya. Selain itu momentum ramadan ini juga dirasa paling pas untuk mengisi kegiatan amaliah ramadan sekolah,” ujar Hasliyawati, Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah.

“Materi Kesehatan Reproduksi ini pun sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman Seksualitas pelajar usia remaja yang memiliki resiko paling tinggi melalaikan dirinya pada hal-hal yang tidak diinginkan seperti free seks dan tindakan negatif lainnya yang berdampak pada hancurnya masa depan mereka. Namun dari semua itu kami ingin mengingatkan bahwa betapa gentingnya masalah kejahatan seksual yang bisa menimpa siapa saja pasca tragedi YY,” imbuh Hasliyawati.

Kegiatan sosialisasi Kespro dibawakan oleh Wakil Sekretaris Departemen Infokom Nasyiatul ‘Aisyiyah Nhany Rachman Khan ini disambut antusiasme dari peserta yang hadir.

“Kegiatan ini bagus sekali, karena kita akhirnya tahu fungsi dari alat reproduksi kita dan bagaimana menjaga kesehatan serta mewaspadai diri dari yang namanya kejahatan seksual,” ujar Rezki Wahyuni salah seorang peserta yang hadir.

Selain Reski Wahyuni, siswa lainnya pun mengungkapkan hal yang sama bahwa kegiatan seperti ini membantu para siswa dan siswi mendapatkan informasi tambahan terkait gambaran remaja di Indonesia yang mengalami kemerosotan moral karena pengaruh seperti internet dan pergaulan bebas.

“Tadi pemateri menunjukkan bahwa menurut lembaga survey 97% usia remaja telah pernah melakukan aktifitas ngeseks, kasus aborsi dan tidak perawan lagi, yang membuat miris adalah mereka yang seharusnya sibuk belajar di sekolah justru terjebak pada aktifitas negatif dan menghancurkan masa depan diri dan orang tuanya. Jadi, saya senang mengikuti kegiatan ini karna pengetahuan menjadi bertambah lagi,” pungkas Idung, peserta lainnya yang hadir.

Like it? Share it!

Leave A Response