Menunggu “Head to Head” Yusril – Ahok Di Pilkada DKI

Friday, Feb 5, 2016 | 1681 views

Aktualita.co – Pakar Hukum Tata Negara sekaligus Ketua Umum Partai Bulan Bintang, Profesor Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan kesiapannya maju di Pilkada DKI Jakarta berhadapan dengan petahana, Basuki Tjahaja Purnama dalam perebutan Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2017 mendatang.

yusril pilkada jakarta

“Saya katakan ke teman-teman, kalau saya didukug maju, saya mau head to head (dengan Ahok) sehingga rakyat bisa fokus menentukan pilihan tanpa terpecah. Persis seperti pilpres yang lalu, antara Pak Jokowi versus Pak Prabowo,” ujar Yusril seperti dikutip tribunnews.com pada Kamis (4/2/2016).

Di akun twitternya, banyak netizen yang menyayangkan hal ini mengingat kapasitas Yusril yang seharusnya bertarung untuk Pilpres dan bukan Pemilihan Gubernur.

Demikian halnya dengan hasil survey, selama ini belum ada lembaga survey yang mencari tahu kecenderungan pemilih jika Ahok head to head dengan Yusril Ihza Mahendra. Selama ini, lembaga survey baru menghitung hasil jika Ahok head to head dengan Ridwan Kamil atau Tri Rismaharini

Menargetkan Pemilihan Presiden

Yusril pun mengungkapkan bahwa targetnya sebenarnya adalah pertarungan di pemilihan presiden pada 2019 mendatang. Kesiapan Yusril maju sebagai calon gubernur sebenarnya justru berasal dari tim Ahok sendiri yang kemudian disambutnya.

Menurut Yusril setelah saudaranya mengalahkan saudara Ahok di Pemilihan Bupati Kab belitung Timur wacana tersebut berkembang untuk mempertemukan Ahok dan Yusril di Pilkada Jakarta, dan wacana tersebut kemudian disambut oleh Yusril Ihsa Mahendra.

“Pak Jokowi hanya setahun jadi gubernur DKI terus maju pilpres. Kalau saya memenangkannya, saya bisa 2 tahun di DKI sebelum maju pilpres,” ungkap Yusril.

“Sejak awal target saya adalah maju ke pilpres bukan maju ke gubernur DKI. Tapi suara rakyat untuk sementara ini bisa berkehendak lain. Mungkin mereka inginkan agar saya memenangkan pencalonan gubernur DKI, setelah itu maju ke pilpres,” imbuhnya.

Menurut Yusril bisa jadi Ahok berfikiran sama dengannya dimana bukan mustahil Ahok akan maju di Pilpres 2019 atau setidaknya menjadi Cawapres pada Pilpres 2019 mendatang.

Langkah Politik Yusril Ihza Mahendra Di Pilkada Jakarta

Salah satu yang menjadi pertanyaan dan banyak ditunggu masyarakat adalah partai apa yang akan mendukung Yusril terlebih Yusril mensyaratkan head to head agar dirinya mau maju di Pilkada Jakarta.

Yusril sendiri belum bergerak secara masif untuk menggalang dukungan baik sebagai calon independen maupun melalui jalur partai politik. Demikian hanya, partai politik yang ada terutama yang selama ini menjadi mitra Partai Bulan Bintang belum mengungkapkan secara gamblang dukungannya karena ide majunya Yusril Ihza Mahendra jika bisa head to head dengan Ahok di Pilkada Jakarta masih terbilang baru bergulir.

Like it? Share it!

Leave A Response