Mengenal Calon Gubernur DKI Jakarta Ahmad Taufik Yang Cuci Kaki Warga

Posted on

Aktualita.co – Satu lagi bakal calon gubernur DKI Jakarta yang mendeklarasikan diri akan maju dalam Pilkada DKI Jakarta. Calon tersebut adalah Ahmad Taufik yang menggandeng Mujtahid Hashem (ATEMAS) sebagai pasangannya.

ahmad taufik
Foto: Detik.com

Hal menarik dalam pasangan Ahmad Taufik-Mujtahid Hashem adalah prosesi deklarasinya dimana keduanya melakukan prosesi cuci kaki warga di tempat deklarasi mereka di lapangan bulutangkis milik PB Siap Petamburan Tanah Abang Jakarta pada Minggu, (13/3).

Dalam deklarasinya, pasangan Ahmad Taufik yang berlatar belakang jurnalis dan Mujtahid Hashem yang berlatar belakang aktifis sosial ini mengusung tagline “Jakarta Bangkit Melawan”. Menurutnya, alasan penggunaan tagline ini karena keinginan mereka untuk konglomerat hitam yang selama ini berada di balik pemerintahan DKI Jakarta.

“Kami siap untuk mengumpulkan dua juta KTP hingga Juni 2016. Dua juta itu hanya angka, kami optimistis akan menembus hingga lebih dari dua juta,” tegas Ahmad Taufik.

Profil Ahmad Taufik

Lalu siapa dan seperti apa latar belakang Ahmad Taufik? Selama ini profesi Ahmad Taufik adalah jurnalis. Selain itu, Ahmad Taufik juga berprofesi sebagai dosen dan advokat.

Pengalamannya di bidang hukum tersebutlah yang kemudian membuatnya mendaftar menjadi calon komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ketika mendaftar di KPK, salah satu pertanyaan yang dikemukakan panitia seleksi adalah independensi Ahmad Taufik yang istrinya merupakan politisi PPP.

Karir jurnalistiknya terbilang panjang dan aktif menulis sejak tahun 1985. Beberapa media yang pernah menjadi tempatnya bekerja diantaranya Majalah Bulanan Generasi Muda Islam, Majalah Berita Islam Dua Mingguan KIBLAT dan tabloid Mingguan Eksponen,(1986-1989).

Ia juga tercatat pernah menjadi jurnalis Majalah Berita Mingguan TEMPO (1989 -1994) dan kembali aktif di TEMPO sejak September 1998 sampai saat ini. Ahmad Taufik juga menjadi jurnalis Media Indonesia Edisi Minggu, sejak Desember 1994 sampai 16 Maret 1995.

Tulisan-tulisannya juga hadir dalam bentuk buku, diantaranya Seks dan Gerakan Mahasiswa, LPBI, Yayasan Saifik, Bandung, 1994; Asia Against West, Asia-network, Korea, 2003 (Bahasa Korea); Jalan Terjal Menegakkan Kebenaran, Menolak Kompromi Jadi Korban Politik (Pledoi Rahardi Ramelan), KR Communication, Jakarta, 2002 (Kata Pengantar); I am a Journalist, Pledoi, Tempo, 2004.; Memoar Orang Biasa, Ceritanet.Com, London

Sedangkan dibidang organisasi, Ahmad Taufik juga aktif sebagai Pendiri Forum Wartawan Independen (FOWI), Bandung; Ketua Presidium Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Indonesia; Pendiri dan Ketua Garda Kemerdekaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *