Melihat Kreatifitas Peserta KelasIde di Aceh Barat Daya

Posted on

Aktualita.co – Yudya Pratidina yang merupakan pemuda asal Aceh Barat Daya bersama teman-temannya menciptakan sebuah kelompok belajar online bernama kelasIDe.com (baca; kelas ide dotkom). Kelompok belajar ini diciptakan atas rasa keprihatinannya terhadap perkembangan dunia Information, Communication, dan Technology (ICT) di ABDYA.

Yudya yang merupakan anak pertama dari PLT Sekda ABDYA, Drs. Thamrin menyadari bahwa saat ini perkembangan ICT harus disikapi dengan baik.

“Hari ini kita bisa temukan di berbagai instansi pemerintahan ABDYA. Semua aplikasi perkantoran pada instansi tersebut dibuat oleh perusahaan swasta di pulau jawa. Bayangkan berapa banyak anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk memajukan perusahaan swasta buatan orang-orang diluar Aceh. Padahal di ABDYA banyak putera daerah yang juga mahir dalam membuat aplikasi, tetapi selama ini bakat-bakat mereka hanya menjadi sebatas hobi,” ungkapnya kepada Aktualita

Menurut Yudya, tidak adanya wadah yang mampu membina dan mengarahkan mereka inilah yang kemudian coba diisi oleh KelasIDe. “KelasIDe.com hadir menawarkan solusi bagi putera daerah yang mau belajar ICT secara mudah dan murah dengan fasilitas komputer dan akses internet yang memadai,” ungkap Yudya Pratidina.

KelasIDE ABDYA menurut Yudya lahir dari kesadaran bahwa saat ini persaingan di bidang ICT sangat besar. Saat ini banyak sekali komunitas ICT lahir di kota-kota besar. Komunitas-komunitas ini berkompetisi menciptakan inovasi yang bisa menjadi produk digital lokal.

Tak hanya itu, banyak juga lomba-lomba dibidang ICT yang diadakan oleh pemerintah maupun swasta, baik dalam skala kabupaten hingga nasional. Tiap-tiap daerah hari ini tidak hanya berkompetisi dari segi pembangunan fisiknya saja, tetapi juga dalam industri digital dan peningkatan prestasi ICT para putera daerahnya. Pemerintah harus melek dan sadar bahwa persaingan ICT dari hari-kehari terus meningkat.

“Maka, kelasIDe.com sangat sesuai jika dijadikan rekanan pemerintah dalam menciptakan produk lokal dan mengembangkan sumber daya manusianya,” ungkap Yudya Pratidina.

Lalu bagaimana cara kelasIDe menyatukan ide besar mereka?

Setiap peserta yang terdaftar dihimpun kedalam sebuah grup facebook. Didalam grup tersebut peserta bisa bertemu dan berinteraksi dengan peserta lain yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Selain berinteraksi dengan sesamanya, peserta juga bisa berinteraksi dengan para mentor yang akan setia membimbing peserta hingga mampu menguasai materi yang dibagikan kedalam grup tersebut.

Ada tiga konsentrasi belajar, diantaranya; membuat gambar ilustrasi dua dimensi, membuat aplikasi komputer berbasis flash, dan animasi 3D serta efek visual seperti difilm.

Sedangkan khusus untuk KelasIDe ABDYA, peserta bisa langsung bertanya di kantor KelasIDe dan menggunakan fasilitas yang ada dikantor mereka di Jl. Cot Keumenyan, No.3, Desa Geulumpang Payong, Blangpidie, Aceh Barat Daya.

Selain belajar ICT, manfaat lainnya yaitu peserta juga akan mendapat pengarahan untuk mengikuti lomba dan diajarkan untuk menjadi wirausaha dibidang ICT.

“ Ya, kami punya output yang dapat diukur. Pertama dari segi prestasi, peserta akan diarahkan untuk menjuarai lomba hingga ketingkat nasional. Kedua dari segi materi, peserta akan dibimbing agar mampu membuka usaha sendiri,” ungkap Yudya Pratidina.

Saat ini peserta yang mendaftar di program kelasIDe.com sudah tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, diantaranya; Aceh, Riau, Bandung, dan Sulawesi dari rentang usia 13 hingga 42 tahun. Sebelumnya kelasIDe.com juga sudah berhasil memenangkan seorang siswa ABDYA dari asal sekolah SMAN Unggul Harapan Persada pada kompetisi film pendek tingkat nasional yang diadakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (KEMENDIKBUD) Indonesia pada tahun 2016 yang lalu. (Ariyanda)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *