Mahfud MD : Pilkada Langsung Harus Dievaluasi

Posted on

mahfud md

Aktualita.co – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD menyampaikan komentarnya mengenai wacana untuk mengembalikan pemilihan kepala daerah melalui DPRD yang akhir-akhir ini santer diberitakan.

Lewat akun twitternya @mohmahfudmd, menyampaikan beberapa pandangannya dalam kicauan pada Sabtu, (13/9/2014). “Jauh sblm ada Koalisi M, blm ada capres Jkw atau Prbwop, tptnya 24-1- 2012, via seminar di Hotel Sultan Sy sdh bcr ttg evaluasi PIlkada,” tulis Mahfud MD menyampaikan pembukaannya bahwa apa yang diutarakannya bukanlah hal baru dan tidak terkait karena dirinya berada di dalam Koalisi Merah Putih.

“Waktu itu tak ada tendensi politik kelompok. Yg hadir Menko Polhukam, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Dirjerb,” tulis Mahfud MD yang memiliki lebih dari 683.000 pengikut di twitter.

Mahfud MD pun menyatakan bahwa kesimpulan dari seminar tersebut adalah pilkada lansung memang harus dievaluasi. “Waktu itu NU dan Muhammadiyah sdh mencatat Pilkada langsung itu lbh mudarat. Waktu itu, ya,” beber Mahfud MD.

Tak hanya dari NU dan Muhammadiyah, menurut Mahfud, berdasar datanya sebagai Katua MK, ia mencatat pilkada langsung memang banyak mudaratnya.

“Waktu itu ide mengevaluasi pilkadasung itu mendapat banyak dukungan. Tp parpol2 yg skrang ada di KMP, waktu itu, menolak perubahan ke DPRD,” lanjutnya.

Menurutnya berbeda dengan saat ini, waktu 2012, situasinya masih netral dari politik pilpres dan koaliasi.  Iapun menyarankan agar membuka kembali berita pada Januari 2012, dimana pilkada langsung disoroti tajam.

“Tp saat PAN, Gerindra, PKS, Golkar menolak ide pilkada kmbali ke DPRD. PKB stuju utk Kabu/Kota; PPP setju penuh. Bahkan ada yg lbh ekstrem,” tulisnya diakhir kicauannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *