Mahasiswa Ilmu Perpustakaan bersama IPI Aceh Bangun TBM di Desa Kuta Trieng

Posted on

Aktualita.co – Mahasiswa S1 Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) S1 Ilmu Perpustakaan bekerjasama dengan Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Aceh mendirikan Taman Baca Masyarakat (TBM) di gampong Kuta Trieng, Kemukiman Beuracan, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya Aceh, Selasa (17/1/2017).

Pembuatan taman baca  merupakan serangkaian kegiatan dari aksi kemanusiaan HMJ Ilpus Peduli Pidie Jaya jilid III yang dilaksanakan tanggal 14-17 Januari 2017. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menggerakkan literasi bagi masyarakat desa, khususnya bagi anak-anak agar meningkatnya budaya baca sehingga dapat turut serta membantu mencerdaskan anak-anak desa dan masyarakat di sekitarnya.

Ketua HMP Ilpus Ar-Raniry, Fadhallah Zacky mengatakan bahwasanya anak-anak desa seharusnya bisa lebih cerdas jika waktu luangnya diluar pendidikan formal disekolah dimanfaatkan untuk membaca.

“Pada kesempatan ini HMP Ilpus Ar-Raniry bekerjasama dengan IPI Aceh telah mendirikan sebuah Taman Baca Masyarakat (TBM) di desa Kuta Trieng guna dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat sekitar. Lewat TBM ini, mari kita rubah kebiasaan negatif anak, remaja dan dewasa untuk dapat meningkatkan minat baca, karena dari membaca menentukan karakter anak bangsa yang cerdas kedepannya.”kata Fadhal

Fadhallah Zacky berharap agar Taman Baca tersebut dapat dirawat dan dikelola secara bersama agar menjadi aset desa yang mencerdaskan masyarakatnya, dan semoga Taman Baca ini menjadi perhatian Perpustakaan Kabupaten Pidie Jaya, IPI Aceh dan tentunya Badan Arsip dan Perpustakaan Aceh kedepannya.

Bakhtiar, Kepala Desa Kuta Trieng melalui, Sekretaris Desa, Tgk Bukhari mengucapkan terimakasih kepada HMP S1 Ilmu Perpustakaan UIN  Ar-Raniry yang telah berkontribusi dalam terwujudnya Taman Baca Masyarakat (TBM) ini.

“Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas terwujudnya Taman Baca di desa kami, dan telah memilih desa kami sebagai sasaran atas didirikannya Taman Baca ini. Namun kami sebagai masyarakat desa tidak mengetahui bagaimana caranya untuk mengelola perpustakaan sebagaimana mestinya. Jadi kami memohon kepada tim relawan Ilpus Ar-Raniry untuk terus membimbing kami dalam menjalankan Taman baca ini.” ujar Tgk. bukhari.

Sementara itu, Arkian S.Sos selaku ketua IPI Aceh dalam kunjungannya pada Minggu (15/1) lalu berharap agar Taman Baca Masyarakat (TBM) tersebut terus berkembang.

“Kami berharap agar TBM ini dapat dikelola secara maksimal sehingga terus berkembang menjadi satu perpustakaan desayang memiliki koleksi yang lengkap sehingga masyarakat desa dapat merasakan manfaat dari adanya perpustakaan tersebut, karena tujuan dari kemerdekaan bukan hanya merdeka dari jajahan kolonial namun kita juga merdeka dari kebodohan. Hal tersebut akan kita peroleh dari rajinnya kita membaca buku.

Arkian mengatakan pihaknnya dan pihak yang terlibat dalam pembentukkan TBM ini akan menjadikan TMB ini sebagai prioritasnya baik dalam pengembangan SDM, maupun sarana dan prasarana.

Peresmian Taman Baca Masyarakat (TBM) dilakukan secara simbolis lewat pemotongan pita yang dilakukan oleh kepala desa Kuta Trieng, Bakhtiar. Turut disaksikan oleh Fadhallah Zacky (Ketua HMP Ilpus Ar-Raniry),Tgk Bukhari (Kepala Taman Baca), mahasiswa Ilmu Perpustakaan serta masyarakat Gampong Kuta Trieng.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *