Liliyana Natsir : Dari Bulutangkis Ke Dunia Bisnis

Wednesday, Feb 3, 2016 | 1482 views

Aktualita.co – Bagi pencinta bulutangkis, nama Liliyana Natsir sudah bukan nama yang asing lagi. Bahkan Liliyana Natsir menjadi pemain putri pertama Indonesia yang berhasil merebut tiga gelar di ajang Kejuaraan Dunia yaitu 2005, 2007 dan 2013.

Lililyana Natsir
Tetapi satu hal yang tak banyak orang tahu dari Liliyana Natsir adalah kiprahnya di dunia bisnis. Wanita kelahiran Manado 9 September 1985 ini tampaknya mengikuti jejak seniornya Susi Susanti yang menekuni dunia bisnis. Bedanya jika Alan dan Susi Susanti berbisnis alat bulutangkis Astec dan sport massage center bernama Fontana sedangkan bisnis Lilyana Natsir terbilang tidak begitu berhubungan dengan bulutangkis yaitu bisnis properti.

“Saya harus mempersiapkan diri dari sekarang untuk modal masa depan setelah sudah tidak bulutangkis lagi. Dan kenapa berbisnis, biar banyak wawasan dan menambah pengetahuan selain di dunia bulutangkis,” ungkap Butet panggilan akrabnya.

Awalnya Liliyana Natsir bergabung bersama rekannya untuk bisa mewujudkan bisnis pertamanya ini yang dimulai sejak tahun 2013 lalu. “Awalnya memang ngobrol sama teman, dan akhirnya setelah ketemu kami pun memutuskan untuk memulai bisnis ini,” ungkapnya seperti dilansir situs PBJarum.

Bisnis propertinya itu berupa bangunan perumahan di daerah Kranggan, Bekasi, seluruh unit di cluster pertamanya ini berhasil terjual. Dan kini ia tengah memasarkan cluster keduanya.

Tak puas sampai di situ, Liliyana Natsir juga merambah ke bisnis  refleksi di daerah Gading Serpong, Tangerang. Bisnis terbarunya ini Nine Family Reflexology ini menawarkan refleksi dan berbagai pijat untuk seluruh badan.

“Saya senang ke refleksi, jadi dari sana saya berfikir, kenapa saya tidak buka sendiri,” ungkapnya.

Karena masih sangat baru, bisnis refleksiologinya masih membutuhkan pembenahan karena masih dalam tahap soft opening dan persiapan untuk grand opening.

Tetapi satu hal yang tidak dilupakan oleh Liliyana Natsir, untuk saat ini fokusnya masih tetap ke bulutangkis. “Fokus utama saya tetap bulutangkis, jadi bisnis saya, saya percayakan ke orang-orang yang memang kompeten dibidangnya. Selama saya masih menjadi atlet bulutangkis, bulutangkis tetap menjadi perhatian terpenting saya,” pungkasnya.

Like it? Share it!

Leave A Response