Koalisi Merah Putih Akui Keputusan MK Sebagai Hasil Akhir

Posted on

Aktualita.co – Teka-teki sikap Koalisi Merah Putih terkait keputusan MK yang tidak mengabulkan permohonan mereka akhirnya terjawab. Melalui konferensi pers yang digelar pada pukul 21.30 WIB di Hotel Hyatt, Jakarta Pusat, Kamis (21/8).

Beberapa tokoh penting dari anggota partai yang tergabung dalam koalisi Merah Putih ikut hadir dalam konferensi pers tersebut, diantaranya Ali Mochtar Ngabalin, Idrus Marham, Tantowi Yahya, Fahri Hamzah,  Taufiq Ridlo, Taufik Kurniawan, Ahmad Muzani, Romahurmuziy, dan juga Fadli Zon.

Tak tampak Prabowo dan Hatta Rajasa dalam konferensi pers tersebut. Idrus Marham yang membuka acara mengungkapkan bahwa Prabowo dan Hatta Rajasa sedang mengunjungi pendukung mereka yang terluka di Rumah Sakit. Selain Prabowo-Hatta, Ketua umum dari partai-partai koalisi dikabarkan ikut menjeguk korban bentrokan yang berlangsung sore sebelumnya.

“Prabowo-Hatta dan ketum-ketum partai koalisi pada saat ini sedang menjenguk beberapa orang yang menjadi korban dalam rangka perjuangan keadilan dan kebenaran,” kata Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham

Pernyataan sikap Koalisi Merah Putih pun akhirnya dibacakan oleh Tantowi Yahya. “Kami Koalisi Merah Putih mengakui keputusan MK sebagai institusi yang menangani, mengadili, dan memutuskan hasil akhir pilpres.”

Selain itu, Tantowi Yahya juga menyampaikan bahwa Partai Demokrat tetap berada dalam koalisi Merah Putih ini. Hal ini disampaikan Tantowi, karena dalam konferensi pers tersebut, perwakilan Partai Demokrat tidak hadir.

Tak lupa, Koalisi Merah Putih juga berpesan kepada para pendukung mereka. “Kepada para pendukung, kamu ucapkan terima kasih atas kepercayaan, dukungan dan doa anda sekalian. Kami merasakan kekecewaan anda semua dan tidak akan melupakan perjuangan kita selama ini,” kata Tantowi Yahya.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) melalui pembacaan keputusan sidang yang berlangsung sejak pukul 14.30 hingga 20.45 WIB,  menolak seluruh gugatan yang diajukan oleh kubu Prabowo – Hatta. “Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,” kata Ketua Majelis Hakim Konstitusi Hamdan Zoelva saat membacakan putusan di Gedung MK.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *