Kisah Pilu Mashudi, Dari Perjuangan Honorer K2 Hingga Ke Penjara

Thursday, Mar 10, 2016 | 4419 views

Aktualita.co – Kisah pilu seorang guru honorer K2 menghiasi sejumlah pemberitaan. Mashudi (38) merupakan Guru Honorer SMAN 1 Ketanggung, Brebes, Jawa Tengah yang kini harus mendekam di penjara akibat protesnya kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi yang dianggap mengancam.

mashudi honorer k2
Mashudi ditahan sejak Kamis (3/3) lalu dan dijerat dengan Pasal 29 dan atau pasal 27 ayat (3) ITE dan atau pasal 335 dan atau pasal 336 dan atau pasal 310-311 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun.

Bermula Dari SMS

Semuanya bermula saat Mashudi mengirimkan SMS kepada Menteri Yuddy. SMS tersebut dianggap sebagai ancaman sehingga dirinya dilaporkan kepada Polda Metro Jaya. “Isi pesannya itu berupa ancaman serius,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal yang enggan membeberkan isi lengkap SMS Mashudi, Rabu (9/3).

Wakil Ketua Umum Forum Komunikasi Honorer K2 Indonesia, Andi Nurdiansyah mengungkapkan bahwa Mashudi mengirim SMS sebanyak 20 kali kepada Menteri Yuddy namun tak digubris, hingga akhirnya kembali mengirim SMS yang ke-21 kali dan dijawab oleh staf khusus Yuddy.

SMS balasan yang diterima Mashudi dari staf khusus tersebut dinilai memancing Mashudi untuk melemparkan kata-kata kasar. Mashudi dituduh sebagai calo PNS dalam balasan SMS-nya.

“Ini yang memancing emosi Mashudi. Ia kemudian ditangkap dengan tuduhan pencemaran nama baik oleh Polda Metro Jaya, yang dilaporkan oleh staf khusus ini,” jelas Andi seperti dikutip Okezone.

Berakhir di Penjara

Mashudi ditangkap oleh anggota Polda Metro Jaya yang menjemputnya di Brebes. Selama dalam bui dia mencurahkan isi hatinya melalui sepucuk surat. Salah satu harapannya agar Presiden Joko Widodo segera membebaskannya.

Dalam suratnya tersebut, Mashudi juga mengungkapkan bahwa dirinya telah mengabdi di instansi pemerintah sebagai pegawai honorer selama 16 tahun dengan gaji tertinggi pada tahun 2016 sebesar Rp. 350.000.

Berikut isi lengkap tulisan tangan Mashudi yang diunggah oleh akun Facebook Kahar S. Cahyono

Aspirasi buat Pak Menpan RB Yudi Krisnandi
“Nasib Honorer k2 Asli Kabupaten Brebes”

Gara-gara sms tidak menyenangkan kepada Menpan RB (Dr. H. Yudi Krisnadi) honorer K2 asli Kabupaten Brebes ditahan di Polda Metro Jaya (Mashudi.S.Pd).

K2 asli mengabdi di instansi pemerintah selama 16 tahun dengan honor tertinggi tahun 2016 Rp 350.000. Masa Penahanan penuh dengan kesengsaraan 16 tahun kesengsaraan menjadi guru honorer ternyata tidak cukup harus dibalas dengan jeruji besi yang penuh dengan teman yang benar-benar melakukan kejahatan cuma gara-gara SMS tidak menyenangkan.

Ya Allah ampunilah segala dosa-dosaku, bukakanlah pintu hati Bapak Menpan RB (Prof. Dr. H. Yudi Krisnandi) dan keluarganya serta staf ahli Menpan Bapak Reza Pahlevi supaya memaafku dan membebaskanku dan mengangkat derajatku menjadi PNS.

Mashudi.S.Pd. bukan teroris, Mashudi. S.Pd. cuma guru honorer K2 asli Kabupaten Brebes yang ingin jadi PNS mengabdi pada bangsa dan negara Indonesia tercinta.

Kepada teman-teman K2 (FHK2I) di seluruh tanah air mohon dengan sangat tolog aku dibebaskan dari jeruji besi, Mashudi.S.Pd tulang punggung keluarga sudah tidak punya orang tua. Anak dan istri di rumah nasibnya sengsara gara-gara ayahnya di tahan di Polda Metro Jaya.

Kepada Bapak Presiden Jokowidodo, mohon dengan sangat K2 asli diangkat sampai tuntas, mohon dengan sangat Masa.S.Pd. dibebaskan, keluarga, anak & istri, murid-murid menunggu kinerja saya aktif kembali di sekolah.

Kepada Bapak/Ibu DPR, DPD PGRI Kabupaten Brebes, Bupati Brebes, PGRI Brebes, Dewan Pendidikan Brebes, Dinas Pendidikan Brebes, FHK2I, mohon aku dibebaskan dari tahanan secepatnya.

Gara-gara ditahan keluargaku sengsara, hutangku bertambah banyak karena Mashudi tulang punggung keluarga.

Like it? Share it!

Leave A Response