Foto: guinnessworldrecord

Kiper Asmir Begovic Tercatat Dalam Rekor Dunia Gol Terjauh

Posted on
Foto: guinnessworldrecord
Foto: guinnessworldrecord

Aktualita.co – Kiper Stoke City, Asmir Begovic mencatatkan namanya dalam Guinness World Record sebagai pemain yang berhasil mencetak gol terjauh. Gol tersebut dibuatnya dalam pertandingan klub yang dibelanya Stoke City saat menjamu Southampton di Stadion Britan dalam lanjutan Liga Inggris musim 2013/1014 lalu.

Saat itu pertandingan baru berjalan 13 detik. Sebuah bola penyelamatan yang mengarah ke gawangnya, ia pun berencana melakukan clearence. Tendangannnya yang jauh melambung ke depan rupanya memantul persis di dekat area gawang Southampton yang saat itu dijaga Artur Boruc. Artur yang tidak menyangka bola memantul tersebut, akhirnya mati langkah akibat sudah terlalu maju ke depan. Dan terjadilah gol terjauh dalam sejarah sepakbola dunia.

Gol dari kiper asal Bosnia Herzegovina tersebut tercatat dilesatkan dari jarah 91.9 meter atau 301 ft 6 inches.

Asmir Begovic pun menyampaikan pendapatnya mengenai gol tersebut kepada Guinness World Record. “Saya merasa terhormat mendapatkan hal ini. Walaupun sebagai kiper saya tidak pernah mengharapkan hal ini.–tentunya tidak untuk rekor jenis ini.

“Saya sangat menghargai penghargaan ini dan sertifikat akan ditempatkan di tempat terhormat di dinding rumah saya. Terima kasih kepada semuanya dan pihak Guinness World Records untuk penghargaan luar biasa ini,” lanjutnya.

 

Rekor Kartu Merah Terbanyak Dalam Satu Pertandingan. 36 Kartu Merah!

Rekor dunia yang dicetak Asmir Begovic rencannya akan dimasukkan dalam buku tahunan edisi 2015 versi Guinness bersama dengan rekor lainnya termasuk rekor kartu merah terbanyak dalam satu pertandingan.

Rekor tersebut terjadi dalam sebuah pertandingan antara Atlético Claypole and Victoriano yang semua pemainnya termasuk pemain cadangan mendapatkan kartu merah.  Pertandngan tersebut terjadi di Argentine Primera D yang dipimpin oleh wasit Damián Rubino di Estadio Rodolfo Capocasa, Claypole pada February 2011 silam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *