Keprihatinan Ridwan Kamil Tentang Pancasila Saat Ini

Posted on

Aktualita.co – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyebutkan, dalam konteks hari ini ia melihat ada tiga hal yang menjadi keprihatinannya.

Pertama di level anak anak dan remaja terjadi kekosongan pemahaman tentang Pancasila karena komponen pelajaran sedikit.

“Saya harap ke pemerintah pusat mengembalikan lagi pelajaran PMP (Pendidikan Moral Pancasila, red) ┬ádengan cara cara yang kekinian,” ujarnya usai melaksanakan upacara Hari Lahir Pancasila di Plaza Balai Kota Bandung, Kamis (1/6).

Kemudian yang kedua, lanjut Wali Kota, terdapat krisis keteladanan dalam keseharian dari orang orang dewasa, yang seharusnya menunjukkan pengamalan nilai Pancasila.

“Ya seperti toleransi, menghormati perbedaan, mendahulukan yang tua, menghormati agama yang dianut, tidak ada pelecehan agama, mendukung kemanusiaan tidak pelit, rajin sodakoh infaq, menjaga persatuan apapun suku bangsa dan agamanya, kemudian kalo ada masalah musyawarah jangan demo demo, lakukan dialog dan juga pembelaan terhadap mereka yang tidak mampu ditunjukkan oleh kita kita yang dewasa dewasa,” jelasnya.

Lalu yang ketiga yaitu terbacanya gerakan gerakan yang mencoba menihilkan Pancasila.

“Nah ini harus segera di lawan dan diselesaikan dengan tegas oleh pemerintah. Kalau tiga hal ini dilakukan, Insya Allah nilai Pancasila akan harum lagi berkembang lagi di bumi Indonesia ini,” tuturnya.

Sementara di Kota Bandung untuk menguatkan dan menjaga ketentraman ada forum komunitas intelejen daerah.

“Ini selalu rutin sebulan sekali memetakan masalah masalah jika ada gerakan yang ingin mencoba menggeser Pancasila,” ujarnya.

Dengan forum tersebut, masalah atau benih yang memicu perpecahan akan segera teratasi. Undang anak anak sekolah yang jumlahnya banyak, kemudian dibuatkan seperti musyawarah dengan mendiskusikan poin poin yang berhubungan dengan kemasyarakatan.

“Mudah mudahan dengan seringnya berkumpul dan berdialog kita tidak sensitif lagi membahas hal hal yang berbeda, kita mencari persamaan jadi carilah persamaan dalam perbedaan,” tandasnya.

Wali Kota menambahkan, 1 Juni merupakan hari lahirnya Pancasila, jangan pernah melupakan dasar-dasar negara, tetap Pancasila sudah menjadi final. Dalam landasan hidup juga sama, jangan pernah ada lagi hal hal atau ideologi baru yang ingin menggantikan Pancasila.

Turut pula hadir dalam upacara tersebut, Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial dan Ketua DPRD Kota Bandung Isa Subagja serta Dandim 0618/BS Letkol Inf Sugiyono. (Buddy Wirawan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *