Kemendag Dorong UKM Manfaatkan eCommerce

Posted on
e commerce
Foto: getyouonline.co.uk

Jakarta, Aktualita.co – Kementrian Perdagangan memandang bahwa potensi eCommerce di masa depan sangat cerah karena prospek perdagangan kedepan yang serba online. Olehnya, pelaku UKM harus mempersiapkan diri untuk memasuki perdagangan dengan sistem online atau eCommerce.

Guna mendorong hal tersebut, Kementerian Perdagangan melaksanakan workshop untuk pelaku UKM bertema “Pemanfaatan E-Commerce untuk UKM” di Auditorium Kemendag, Jakarta, Selasa (26/8/2014).

Kemendag melalui Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (Ditjen PDN) tahun ini tengah menyusun rancangan Peraturan Pemerintah tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik.  Penyusunan rancangan Peraturan Pemerintah yang merupakan regulasi e-commerce ini diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan.

Melalui workshop ini, Kemendag juga ingin mengajak para pelaku UKM untuk secara tidak langsung terlibat dalam penyusunan regulasi e-commerce yang tengah dalam proses penyusunan tersebut.

“Momentum ini ingin kami gunakan untuk menggali pemikiran, gagasan, dan berbagai ide konstruktif dari para pelaku UKM, sebagai bahan masukan bagi penyusunan rancangan Peraturan Pemerintah tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik,” jelas Wamendag.

Dirjen PDN Srie Agustina menambahkan, workshop ini merupakan salah satu sarana untuk membina, meningkatkan kemampuan, dan mengasah keterampilan para pelaku UKM.

Workshop ini bertujuan untuk menambah pengetahuan para pelaku UKM serta mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang pasar e-commerce,” ujarnya ketika menyampaikan sambutan.

Salah satu hal yang membuat e-commerce harus segera diregulasi adalah besaran nilai transaksinya, meski nilai transaksi pasar e-commerce masih cukup bervariasi. Menurut riset VelaAsia dan Google, total nilai pasar e-commerce Indonesia pertengahan tahun 2013 hingga Januari 2014 diprediksi mencapai USD 8 miliar, yang setara dengan Rp 96 triliun. Angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat hingga mencapai angka USD 24 miliar atau setara dengan Rp 288 triliun.

Terkait hal tersebut , Dirjen Srie mengharapkan bahwa pertumbuhan positif pasar e-commerce ini harus dapat dinikmati oleh pelaku usaha UKM  yang mewakili lebih dari 90% bisnis Indonesia.

Selain peningkatan kualitas produksi , salah satu kunci keberhasilan UKM untuk meningkatkan daya saingnya adalah ketersediaan pasar bagi produk mereka, dan e-commerce merupakan salah satusolusinya.  “E-Commerce memberikan peluang bagi UKM untuk memperoleh pelanggan baru, tidak hanya dari dalam negeri namun juga dari luar negeri,” ujar Srie (*release)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *