KAI Akan Menghapus Kereta Api Kelas Bisnis

Posted on

kereta

Aktualita.co – Selama ini, PT KAI menggunakan tiga jenis kelas yaitu kereta ekonomi, bisnis dan kelas ekonomi. Kini, ketiga jenis kelas tersebut telah menggunakan pendingin ruangan AC. Kini, PT  KAI berencana untuk menghapus kelas bisnis dan hanya mengoperasikan dua jenis kelas yaitu kelas ekonomi dan kelas eksekutif.

“(Kelas) bisnis dihapus,” kata Dirut KAI, Ignasius Jonan, di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu (18/10).

Langkah penghapusan kelas bisnis ini tidak akan dilakukan sekaligus melainkan secara bertahap selama 7 tahun atau hingga 2020 akan datang. Ide penghapusan kelas bisnis sebenarnya bukan hal baru, karena ide ini sudah ada sejak tahun 2010 lalu.  Selain itu, PT KAI juga akan mengadakan program pengadaan 160 rangkaian kereta baru hingga tahun 2020. Nantinya ratusan kereta lama, yang sudah berusia puluhan tahun ditarik, dan diganti dengan kereta baru tersebut. Pengadaan kereta baru ini, 60% diperuntukkan untuk kereta ekonomi, sedangkan sisanya untuk kereta eksekutif.

Walau sama-sama menggunakan AC, perbedaan mencolok antara kelas eksekutif dan bisnis adalah pada jumlah kursi. “Kalau ekonomi, satu gerbang ada 80 kursi. Kalau eksekutif ada 48 kursi,” ungkap Dirut KAI.

Alasan penghapusan kelas bisnis ini, diutarakan oleh Kahumas DAOP I Jakarta, Agus Komarudin.  “Pelayanannya tanggung. Dulu, kereta bisnis pakai kipas. Sekarang ada yang pakai AC. Terus, kursinya juga bolak-balik (maksudnya, menghadap dua arah, depan dan belakang),” kata Agus.

Menurut data KAI, saat ini ada 107 kereta api yang terdapat dalam lima kelas kereta, yaitu 14 kereta eksekutif, 5 kereta bisnis, 29 kereta ekonomi, 16 kereta campuran, dan 43 kereta lokal.

Kalau kelas bisnis dihapuskan, Agus mengatakan kereta-kereta yang ada di dalam kereta bisnis akan dialihkan ke kereta ekonomi dan eksekutif. “Rata-rata akan diganti ke kelas ekonomi AC,” kata dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *