Jusuf Kalla Minta KKSS Jaga Spirit Kebangsaan

Posted on

Aktualita.co – Jusuf Kalla berharap Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) yang belum lama dilantik bisa menjaga kehormatan, menjaga pergaulan dan memiliki loyalitas dimanapun berada. (Baca juga :  Wapres Yusuf Kalla Hadiri Musyawarah Besar X KKSS)

“Duapuluh tahun ke depan masalah suku atau etnis mungkin akan hilang karena faktor perkawinan. Dalam konteks inilah spirit menjaga kehormatan, kerjasama dan kebangsaan  menjadi penting,” ujar Wakil Presiden yang juga merupakan putra daerah Sulawesi Selatan di Jakarta, Rabu (03/12/2014).

kkss

JK sapaan akrab Jusuf Kalla juga berpesan agar pengurus baru dalam bekerja nanti saling bersinergi, meningkatkan pembinaan kepada warga masing-masing, berlomba-lomba berbuat kebajikan yang dalam agama Islam disebut fastabikul khairat.

“Karena itulah, KKSS sebagai organisasi kedaerahan yang cukup aktif ini harus mampu menjaga keutuhan Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ucapnya.

Sementara, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu’mang, berharap KKSS bisa lebih maju di bawah kepemimpinan Sattar Taba. Ia menyatakan, jumlah warga KKSS yang cukup besar di perantauan merupakan potensi untuk meraih kemajuan.

“Data dan tren bahwa tingkat pendapatan warga Sulawesi Selatan yang terus meningkat per-kapita ini menunjukkan tingkat kesejahteraan dan kehidupan yang makin baik,” ujarnya.

Ketua Umum BPP KKSS terpilih, HM Sattar Taba mengatakan, program KKSS ke depan adalah melakukan pembinaan sumber daya manusia, memberikan bea ssiwa, bantuan sosial, dan pemberdayaan UKM. “Program-program itu yang diantaranya akan kita laksanakan,” ujarnya.

Seperti diketahui, pengurus BPP Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) masa bakti 2014-2019 dikukuhkan pada 30 November 2014 berlangsung di Hotel Dharmangsa, Jakarta Selatan. Acara ini dihadiri para petinggi negara asal Sulawesi Selatan, diantaranya Wakil Presiden HM Jusuf Kalla, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Ketua Mahkamah Agung  H. Hatta Ali, Ketua Komnas HAM Hafid Abbas, Wakil Ketua Komisi Yudisial H. Abbas Said dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan H. Agus Arifin Nu’mang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *