Jokowi Pilih Politisi HM Prasetyo Menjadi Jaksa Agung

Posted on

Aktualita.co – Presiden Jokowi akhirnya memilih Agung Prasetyo menjadi Jaksa Agung menggantikan Pelaksana Tugas Jaksa Agung Andhi Nirwanto.

M. Prasetyo merupakan politisi dari Partai Nasdem dan saat ini menjabat sebagai anggota DPR. Walaupun berlatar belakang politisi, M. Prasetyo pernah menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) di Kejagung pada tahun 2006.

Beberapa pihak menyayangkan Jaksa Agung yang dijabat oleh politisi, juga karena saat ini M. Prasetyo masih menjabat sebagai anggota DPR. Padahal berdasarkan UU Nomor 16 Tahun 2004 Pasal 21 huruf a menyebutkan ” Jaksa Agung dilarang merangkap menjadi pejabat negara lain atau penyelenggara negara menurut peraturan perundang-undangan.  Dalam penjelasannya, dijelaskan bahwa “yang dimaksud dengan pejabat negara lain atau penyelenggara negara, misalnya anggota Dewan Perwakilan Rakyat, anggota Dewan Perwakilan Daerah,anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, menteri, hakim,dan pejabat lain sebagaimana ditentukan dalam peraturan perundang-undangan.”

“Kejaksaan menjadi tidak independen dan rawan intervensi politik,” ujar koordinator Indonesia Corruption Watch Emerson Yuntho seperti dikutip Tempo, Kamis (20/11).

Berikut Biografi Singkat HM. Prasetyo seperti dikutip Kompas.com

Nama Lengkap: M Prasetyo
Tempat/Tanggal Lahir: Tuban, Jawa Timur/9 Mei 1947
Agama: Islam

Pendidikan
Umum:

– SMA Negeri Bojonegoro Indonesia (1965)
– Fakultas S-1 Hukum Universitas Lampung (1971)
Khusus:
– Lemhanas (Kursus Reguler Angkatan XXXI) diselenggarakan oleh Departemen Pertahanan dan Keamanan
– Diklat Pendidikan Pembentukan Jaksa Angkatan ke-V diselenggarakan oleh Kejaksaan Agung RI (1974)
– Penataran P4 Tingkat Provinsi Papua Tipe A, angkatan III diselenggarakan oleh Jayapura (1979)
– Penataran Intelijen para Kasi Intel Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri Irja/Kejagung RI (1981)
– Peningkatan Keterampilan Teknis Jaksa yang diselenggarakan oleh Kejagung RI (1986)
– Bela Negara diselenggarakan oleh Pemda Provinsi Lampung (1991)
– Diklat Wira Intelijen Yustisial diselenggarakan oIeh Kejagung RI/BAIS ABRI (1993)
– Analisis Kebijakan diselenggarakan oleh Kejagung RI (1995)
– Sespanas Tahun 1994/1995 diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara (1995)
– Pelatihan Dasar Kemiliteran diselenggarakan oleh Pepelrada I Lampung (1996)
– Kursus Kewiraan diselenggarakan oleh Dep. Pertahanan dan Keamanan (1998)

Perjalanan karier
Pemerintahan:
– Kepala Bagian Keuangan dan Materil di Bengkulu Kejaksaan Agung RI (1973 – 1973)
– Kepala Bagian Personalia di Bengkulu Kejaksaan Agung RI (1973 – 1973)
– Kasi Barang Bukti dan Hasil Pendapatan Dinas Kejaksaan di Jayapura Kejaksaan Agung RI (1975 – 1976)
– Bendaharawan Khusus/Penerimaan di Jayapura Kejaksaan Agung RI (1976 – 1978)
– Kepala Seksi Penuntutan i Irian Jaya Kejaksaan Agung RI (1978 – 1979)
– Pjs. Kasubbag Pembinaan di Jayapura Kejaksaan Agung RI (1978 – 1978)
– Pjs. Kajari Wamena Kejaksaan Agung RI (1979 – 1980)
– Kepala Seksi Operasi di Jayapura Kejaksaan Agung RI (1980)
– Kasubbag Pembinaan di Bekasi Kejaksaan Agung RI (1981 – 1984)
– Kepala Seksi Tindak Pidana Umum di Jember Kejaksaan Agung RI (1984 – 1987)
– Kepala Seksi Intelijen di Jakarta Timur Kejaksaan Agung RI (1987 – 1988)
– Kepala Seksi Tindak Pidana Umum di Jakarta Timur Kejaksaan Agung RI (1988 – 1990)
– Asisten Intelijen di Sumatera Bara Kejaksaan Agung RI (1990 – 1994)
– Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bumi Kejaksaan Agung RI (1990 – 1992)
– Kepala Kejaksaan Negeri Kediri Kejaksaan Agung RI (1994 – 1995)
– Kasub Direktorat Pengamanan Sumber Daya Manusia Kejaksaan Agung RI (1995 – 1998)
– Direktur Politik pada JAM Inteljen Kejaksaan Agung RI (1998 – 1999)
– Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan Kejaksaan Agung RI (1998 – 1998)
– Asisten Intelijen Sumatera Selatan Kejaksaan Agung RI (1998 – 1998)
– Kepala Kejaksaan Tinggi NTT Kejaksaan Agung RI (1999 – 2000)
– Inspektur Kepegawaian dan Tugas Umum Pengawasan Kejaksaan Agung RI (2000 – 2003)
– Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Kejaksaan Agung RI (2003 – 2005)
– Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung RI (2005 – 2006)
– Direktur Upaya Hukum Eksekusi dan Eksaminasi Kejaksaan Agung RI (2005 – 2006)
Legislatif:
– DPR dari (2014 – 2019)

Kegiatan lain
– Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) (1973 – 2008)
– Anggota Dewan Pertimbangan DPP Ormas Nasional Demokrat (2011)
– Anggota Mahkamah Partai Nasional Demokrat (2013)

Penghargaan
– Satya Lencana Karya Satya XX (1999)
– Satya Lencana Karya Satya XXX (2003)

Keluarga
– Ros Ellyana, Bsc (istri)
– Anak: 3 (tiga) orang

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *