Foto: dpr.go.id

Jelang Akhir Masa Jabatan, DPR Sahkan 22 RUU

Posted on
Foto: dpr.go.id
Foto: dpr.go.id

Jakarta, Aktualita.co – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI terus menyelesaikan beberapa RUU untuk disyahkan menjadi UU diakhir masa jabatannya. Di Paripurna yang bertepatan dengan HUT DPR-RI ke 62, mereka berhasil mensyahkan 22 Rancangan Undang-Undang.

“Ini tambahan capaian positif bagi DPR menjelang berakhirnya masa kerja, yakni disahkannya 22 RUU terdiri dari 11 RUU menyangkut Prolegnas, 3 RUU Daerah Otonomi Baru (DOB), 5 RUU Perjanjian Internasional, dan 3 RUU Anggaran,” ujar Priyo di Gedung DPR, Senayan Jakarta, Jumat (29/8) saat memimpin Rapat Paripurna dengan agenda khusus HUT DPR RI. Capaian ini kemungkinan masih akan bertambah mengingat diakhir masa jabatannya, DPR RI terus berupaya untuk menyelesaikan sejumlah RUU hingga September 2014 nanti.

Secara lebih rinci, Priyo menyampaikan beberapa RUU yang telah disahkan menjadi UU. Di antaranya dari Prolegnas adalah UU Keinsinyuran, UU Kesehatan Jiwa, dan UU tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3). Dari RUU Daerah Otonomi Baru ada 3 (tiga) pemekaran, yaitu Kabupaten Muna Barat, Kabupaten Buton Selatan, dan Kabupaten Buton Tengah. Ketiganya berada di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Sementara RUU Perjanjian Internasional di antaranya menyangkut UU Pengesahan Perjanjian antara Indonesia dan India tentang Bantuan Hukum Timbal Balik dalam Masalah Pidana. Lalu ada UU tentang Pengesahan Perjanjian Ekstradisi antara Indonesia dan India. Dan ada UU tentang Pengesahan Konvensi Internasional Penanggulangan Tindakan Terorisme Nuklir.

Di bidang anggaran, RUU yang sudah disahkan adalah UU Pertanggungjawaban dan Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2012. Selain itu, ada UU APBN 2012 dan UU APBN 2014.

“Semua RUU yang sudah disahkan tersebut merupakan capaian monumental ketika masa kerja tinggal menghitung hari,” ujar Priyo (*dpr.go.id)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *