Jebolnya Kuota Subsidi BBM Buntut Lemahnya Pengawasan

Posted on

MAKASSAR, Aktualita.co – PT Pertamina (Persero) memerkirakan konsumsi bahan bakar minyak bersubsidi bakal lebih 1,62 juta kiloliter (KL) dari kuota APBN Perubahan 2014 sebesar 46 juta kilo liter (Kl).

bbm subsidi

Pasalnya, sesuai data bagian Pemasaran dan Distribusi BBM Pertamina menyatakan bahwa hinga 31 Agustus lalu, konsumsi BBM subsidi sudah mencapai 30,884 juta KL.

Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Sulsel, Muh Rajab menilai, jebolnya kuota ini terjadi karena lemahnya fungsi pengawasan.

“Masih banyak illegal trading BBM bersubsidi. Salah satunya yang saya dengar selama ini bahwa ada pencurian dan bocor di laut. Jadi bisa dibilang jebol karena kegiatan pencurian tadi,”tuturnya

Menurut Rajab, fungsi pengawasan yang dilakukan oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Pertamina, dan aparat setempat harus lebih ditingkatkan demi menghindari pencurian tersebut.

“Saya dengar dari Pertamina jika pemerintah memakai teknologi IT, maka disinyalir akan bisa menekan tindakan ilegal itu sampai dua juta KL pertahun,” tukas politikus partai Nasdem ini.

Sebelumnya, Pertamina mengumumkan bahwa premium bersubsidi akan habis pada 24 Desember mendatang. Sedangkan solar pada 6 Desember mendatang. Jika diteruskan, maka kuota BBM bersubsidi akan jebol 1,62 juta KL hingga akhir tahun 2014.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *