Isi Lengkap PMK Nomor 39/PMK.03/2016 Dan Alasan Pengguna Kartu Kredit Jadi Takut

Wednesday, May 18, 2016 | 1699 views

Aktualita.co – Kementerian Keuangan mengeluarkan peraturan baru yang merupakan perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16/PMK.03/2013 Tentang Rincian Jenis Data dan Informasi Perpajakan serta Tata Cara Penyampaian Data dan Infomasi yang Berkaitan Dengan Perpajakan. Aturan ini sendiri mulai berlaku sejak 31 Mei 2016.  Isi lengkap aturan ini bisa dibaca melalui website Kementerian Keuangan

kartu kredit

Akibat keluarnya aturan ini, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengungkapkan bahwa banyak nasabahnya yang menutup kartu kredit dan juga menurunnya transaksi harian yang bersumber dari kartu kredit.

Dalam aturan tersebut ada 23 bank yang diminta untuk melaporkan data transaksi elektronik yang meliputi nama bank, nomor kartu kredit, ID merchant, nama merchant, nama pemilik kartu, alamat pemilik kartu, NIK/nomor paspor pemilik kartu, NPWP pemilik kartu, bulan tagihan, tanggal transaksi, rincian transaksi, nilai transaksi dan pagu kredit.

Bank yang disebut dalam peraturan ini diantaranya Pan Indonesia Bank, Bank ANZ, Bukopin, BCA, Bank CIMB Niaga, Bank Danamon, PT Bank MNC Internasional,m ICBC Indonesia, Bank Maybank Indonesia, Bank Mandiri, Bank Mega, BNI, BTN, bank OCBC NISP, Bank Permata, BRI, Sinarmas, Bank UOB, Standar Chartered, Hongkong & Shanghai Bank, Bank QNB, Citibank dan juga AEON Credit Sevices.

Bank ini diminta untuk menyetorkan data pertama paling lambat 31 Mei 2016 dan untuk bulan berikutnya pada akhir bulan.

Dengan adanya laporan ini, maka pihak pajak bisa lebih mudah mendata pajak pribadi. Ini merupakan salah satu agar cara yang digunakan Kementerian Keuangan yang fokus memperoleh data-data transaksi keuangan setiap orang.

Like it? Share it!

Leave A Response