Inilah Aturan Skor Baru Bulutangkis Yang Akan Diujicoba

Wednesday, Aug 31, 2016 | 835 views

Aktualita.co – Federasi Bulutangkis Internasional-Badminton World Federation (BWF) akan segera menguji coba penggunaan sistem skor baru pada laga bulutangkis pada awal September ini dalam ajang turnamen bulutangkis Celcom Axiata Malaysia International Youth U-19 yang akan digelar di Stadion Negeri, Kuala Terengganu, Malaysia dari 6-9 September 2016.

Alasan akan dilakukan perubahan pada aturan skor bulutangkis untuk mengoptimalkan efisiensi waktu durasi pertandingan.

Pada aturan skor yang baru ini, akan menggunakan 5 set dengan 11 poin setiap setnya. Selain itu pada skor 10-10 tidak ada 2 point setting (sudden death). Seperti diketahui aturan yang digunakan sekarang adalah 3×21. Sistem poin 3×21 sendiri seperti diketahui digunakan pada 2005 lalu dan menggantikan sistem poin 3×15.

Wacana penggunaan sistem poin 11 pertama kali dicetuskan dalam Grand Meeting Tahunan BWF pada tahun 2014 lalu. Saat itu yang menjadi pertimbangan adalah karena rata-rata durasi pertandingan bulutangkis meningkat karena perubahan sistem pada 2006 silam, dan BWF pun telah memutuskan lagi untuk mencoba sistem pertandingan dengan 5×11 poin.

Indonesia sendiri pernah melakukan ujicoba terhadap aturan ini pada Indonesia internasional Challenge 2014.

Mendapat Penolakan

Banyak pihak yang menolak sistem skor baru ini. Salah satunya dari Federasi Bulutangkis Malaysia (BAM) melalui Wakil Presidennya, Datuk Seri Mohamad Norza Zakaria mengemukakan bahwa sistem skor 3×21 lebih ideal dan seimbang dibandingkan dengan sistem poin 11×5 diusulkan BWF.

Selain itu, sistem skor yang telah bergulir saat ini menuntut kekuatan fisik dan mental terbaik dari setiap atlet. “Saya pikir sistem penilaian saat ini harus dipertahankan karena membutuhkan tingkat tertinggi dari kekuatan fisik dan mental pemain serta membutuhkan tingkat kebugaran maksimum yang dianggap oleh banyak untuk menjadi identik dengan olahraga,” ungkap Mohamad Norza.

Tak hanya itu, Legenda bulutangkis Cina, Lin Dan menyatakan ketidak setujuannya terhadap rencana ini. Lin Dan mengatakan perubahan yang terus-menerus bisa membingungkan pemain dan para pecinta bulutangkis.

Like it? Share it!

Leave A Response